Liputan6.com, Jakarta- Manchester United perlu memperkuat lini tengah di bursa transfer Januari 2026 nanti. MU gagal mendapatkan tambahan gelandang sepanjang musim panas 2025 lalu. Carlos Baleba masih jadi incaran tapi alternatif lain yang lebih murah juga disiapkan.
Di tengah perburuan Baleba, MU juga berupaya memperkuat koleksi wonderkid. Setan Merah mengincar pemain tengah remaja George Shepherd. Pemuda 16 tahun itu saat ini bernaung bersama klub kasta kedua Coventry City.
Advertisement
Menurut laporan Daily Mail pada akhir pekan kemarin, tim pencari bakat MU kesengsem dengan Shepherd. Harga Shepherd masih murah karena saat ini baru terikat kontrak beasiswa bersama Coventry.
Meski baru 16 tahun, Shepherd sangat berbakat. Dia sudah mentas bersama tim U-21 Coventry pada awal musim ini. Shepherd juga sedang berupa mendapat kesempatan debut di tim senior Coventry.
Peluang Shepherd segera debut di tim senior terbuka lebar. Pada Sabtu (19/10/2025), Shepherd sudah masuk daftar pemain Coventry kala melawan Blackburn Rovers meski tak diturunkan sama sekali dan cuma duduk di bangku cadangan.
Manchester United Coba Perkuat Lini Tengah
Kehadiran Shepherd akan memperkuat lini tengah tim akademi MU. Sebelumnya mereka sudah sukses mendapatkan pemain remaja berbakat untuk lini tengah seperti Cristian Orozco, Diego Leon dan Sekou Kone.
MU terus mengoleksi pemain muda berbakat atas anjuran dari investor Sir Jim Ratcliffe. Konglomerat Inggris itu tak mau MU membeli pemain yang sudah jadi berharga mahal. Ratcliffe meminta Setan Merah mengembangkan pemain dari level akademi.
Manchester United Investasi Jangka Panjang
Lini tengah termasuk yang jadi perhatian untuk investasi jangka panjang. Pasalnya sektor gelandang MU kurang tangguh dalam beberapa musim terakhir. Pemain mahal yang dibeli seperti Manuel Ugarte dan Casemiro tak terlalu memuaskan.
MU pernah punya kisah manis mencetak gelandang tangguh di era 1990-an. Ketika itu akademi MU mampu melahirkan pemain seperti David Beckham, Paul Scholes, Ryan Giggs dan Nicky Butt.