Liputan6.com, Jakarta- Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, hasil penelusuran memastikan adanya kelalaian di pabrik PT Peter Metal Technology (PMT). Kelalaian itu menyebabkan cemaran radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Cikande, Serang, Banten.
"Hasil penelusurannya memang semuanya scrap itu diproduksi dari PT PMT yang lalai disimpan. Karena memang siapa mengira ada Cesium kan? Jadi mungkin itu kelalaian, keteledoran kita semua," kata Hanif, Rabu (15/10/2025).
Advertisement
Hanif yang menjadi Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Radiasi Radionuklida Cs-137, menjelaskan bahwa proses dekontaminasi terhadap 22 pabrik selesai dilaksanakan dan 10 lokasi sedang dilakukan dekontaminasi memastikan hilangnya cemaran zat radioaktif tersebut.
Pemerintah sendiri tengah menyiapkan langkah relokasi warga yang berada di dekat zona inti paparan radiasi, bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Relokasi dilakukan terutama terhadap warga yang tinggal di dalam kawasan zona merah atau yang berada di sekitar lokasi pabrik PT PMT.
"Nanti akan pindah sementara di sana, sambil kita bersihkan. Mudah-mudahan sebulan selesai, langsung balik lah," tutur Hanif, dilansir Antara.
Pemerintah sendiri menargetkan proses dekontaminasi area yang terpapar zat radioaktif Cesium-137 dapat diselesaikan pada Desember 2025, termasuk di area industri dan pabrik yang sudah teridentifikasi.
Satgas sudah mengawali dengan tindakan dekontaminasi pada sepuluh titik utama yang terdeteksi, dengan target penyelesaian bertahap dalam waktu satu bulan. Proses tersebut dilakukan sambil memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.
Dua Kemungkinan Sumber Kontaminasi
Hanif mengatakan, pemerintah mendukung langkah aparat penegak hukum dalam melakukan penelusuran menyeluruh terhadap dua kemungkinan sumber kontaminasi, yaitu dari importasi scrap besi dan baja serta dari potensi kebocoran limbah penggunaan Cs-137 di sektor komersial.
Pengawasan terhadap potensi bahaya radiasi dari sumber radionuklida juga akan diperketat melalui revisi berbagai kebijakan terkait.
"Pemerintah telah menghentikan sementara rekomendasi impor scrap besi dan baja dari luar negeri hingga seluruh pihak terkait mampu memastikan sistem pengawasan dan fasilitas keamanan berjalan maksimal," kata Hanif.
TNI Kirim Dua Tim ke Cikande
Zeni Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengirimkan dua tim ke Cikande, Kabupaten Serang, Banten, untuk membantu penanganan area yang terkontaminasi radiasi zat radioaktif Cesium-137.
Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat (Kapusziad), Mayor Jenderal TNI Budi Hariswanto mengatakan, masing-masing tim terdiri dari 22 orang sehingga total personel yang diturunkan berjumlah 44 orang.
"Saat ini personil tersebut sedang bekerja di Cikande," kata Budi.
Dia menjelaskan dua tim yang diturunkan tersebut berasal dari Satuan Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia. Tim diturunkan atas permintaan langsung dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.
"Kita memiliki personel yang memiliki kemampuan itu dan didukung oleh alat peralatan yang sudah disiapkan yang sudah diberikan oleh bangsa dan negara," tutur Kapusziad.