Bus Terbakar di Rajasthan India, 20 Penumpang Tewas dan Belasan Luka Bakar Serius

Bus yang membawa lebih dari 50 penumpang itu sedang melaju dari kota Jaisalmer menuju Jodhpur ketika insiden tragis tersebut terjadi.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 15 Oktober 2025, 13:03 WIB
Ilustrasi kecelakaan (Istimewa)

Liputan6.com, New Delhi - Sedikitnya 20 orang tewas setelah sebuah bus terbakar di negara bagian Rajasthan, India barat, pada Selasa (14/10/2025), menurut laporan media dan keterangan pejabat setempat.

Bus yang membawa lebih dari 50 penumpang itu sedang melaju dari kota Jaisalmer menuju Jodhpur ketika insiden tragis tersebut terjadi.

“Sembilan belas penumpang tewas di dalam bus, sementara satu orang lainnya meninggal karena luka bakar saat dalam perjalanan ke Jodhpur,” kata pejabat kepolisian senior, Rajesh Meena, kepada AFP.

Kantor berita Press Trust of India mengonfirmasi jumlah korban serupa, mengutip seorang anggota parlemen lokal. Laporan itu menyebutkan bus berhenti di pinggir jalan setelah asap terlihat keluar dari bagian belakang kendaraan.

“Pengemudi sempat menghentikan bus, tapi dalam hitungan detik, api sudah membungkus seluruh kendaraan,” kata pejabat tersebut, dikutip dari laman CNA, Rabu (15/10).

Insiden maut ini terjadi tak lama setelah bus berangkat dari Jaisalmer sekitar pukul 15.00 waktu setempat (17.30 waktu Singapura).

Stasiun televisi NDTV, mengutip sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya, melaporkan bahwa kebakaran kemungkinan disebabkan oleh korsleting listrik. Namun, AFP belum dapat memverifikasi penyebab pasti kebakaran tersebut.

Sedikitnya 15 penumpang, termasuk dua anak-anak, mengalami luka bakar parah. Beberapa korban mengalami luka hingga 70 persen di tubuh mereka, menurut laporan NDTV.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. “Saya berduka atas kehilangan nyawa akibat insiden ini dan berdoa agar para korban luka segera pulih,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Modi juga mengumumkan bantuan sebesar 200.000 rupee (sekitar USD 2.250) bagi keluarga korban meninggal dan 50.000 rupee untuk korban luka, yang akan disalurkan melalui Dana Bantuan Nasional Perdana Menteri.

India—negara berpenduduk terbesar di dunia—memiliki catatan keselamatan jalan raya yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru tahun 2023, lebih dari 480.000 kecelakaan dilaporkan terjadi di seluruh negeri, menyebabkan hampir 173.000 kematian dan 463.000 orang luka-luka.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya