Francesco Pio Esposito: Striker Muda Inter Milan yang Gaya Main dan Karakternya Mengingatkan pada Christian Vieri

Meski baru mencetak satu gol di awal musim 2025/26, Esposito mulai menarik perhatian lewat perannya dalam skuad Cristian Chivu di Inter.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 14 Oktober 2025, 19:44 WIB
Pemain Inter Milan Francesco Pio Esposito mencoba menghalangi tendangan pemain River Plate, Lucas Martinez Quarta dalam laga Grup E Piala Dunia Antarklub di Seattle, Kamis (26/6/2025). (AP Photo/Ryan Sun)    

Liputan6.com, Jakarta Legenda Udinese, Antonio Di Natale, punya firasat kuat soal masa depan Francesco Pio Esposito. Dalam pandangannya, striker muda Inter Milan itu bukan sekadar talenta potensial, melainkan pemain yang memang ditakdirkan untuk sukses.

Melalui wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Di Natale tak segan menyamakan Esposito dengan Christian Vieri — bomber legendaris Italia dan Inter yang dikenal dengan kekuatan dan naluri golnya.

Meski baru mencetak satu gol di awal musim 2025/26, Esposito mulai menarik perhatian lewat perannya dalam skuad Cristian Chivu di Inter. Lebih dari itu, pemain berusia 20 tahun ini juga telah menembus Timnas Italia di bawah asuhan Gennaro Gattuso.

Golnya ke gawang Estonia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 seolah menjadi simbol kebangkitannya. Nama Esposito kini menjadi pembicaraan di Italia — dan Di Natale termasuk salah satu yang yakin, masa depan sepak bola negeri itu ada di kakinya.


Mentalitas Pio Esposito

Antonio Di Natale. Striker yang pensiun bersama Udinese pada 2016 usai 12 musim membela La Zebrette ini pernah dua kali menjadi top skor Liga Italia, yaitu dua musim berturut-turut pada 2009/2010 dan 2010/2011. Namun belum sekalipun gelar Liga Italia diraihnya hingga pensiun. (AFP/Simone Ferraro)

Di Natale mengaku sudah mengenal sosok Esposito sejak lama. Hubungannya dengan jajaran direksi Spezia membuatnya berkesempatan melihat perkembangan pemain muda itu sejak masa pinjaman di Serie B.

“Saya mengenalnya karena saya berteman dengan para direktur Spezia,” ujar Di Natale. “Saya pertama kali bertemu saudaranya, Sebastiano, ketika menonton sesi latihan mereka. Tahun lalu, saya melihat Pio. Sejak itu, saya tahu dia punya kualitas teknis luar biasa.”

Bagi Di Natale, tidak ada yang mengejutkan dari performa Esposito — baik torehan golnya di Serie B maupun golnya ke gawang Estonia. “Saya tidak terkejut dengan banyak golnya di Serie B atau dengan gol yang dia cetak di Estonia hari Sabtu lalu. Dia akan menjadi pemain penting untuk sepak bola Italia dalam sepuluh sampai lima belas tahun ke depan,” ucapnya.

Menurut sang legenda, kunci dari potensi besar Esposito terletak pada mentalitasnya. “Dia adalah talenta yang sudah ditakdirkan, karena dia juga punya mental juara. Saat berbicara dengannya, dia tampak lebih dewasa dari usianya. Dia rendah hati, selalu ingin belajar, dan sangat sopan.”

Lanjut Baca:

Pujian Di Natale tak berhenti di situ. Ia bahkan berani membandingkan Esposito dengan salah satu striker paling legendaris dalam sejarah Italia, Christian Vieri. “Bagi saya, dia mengingatkan pada Vieri, tapi Bobo kidal, sedangkan Pio kanan,” kata Di Natale. Bagi mantan kapten Udinese itu, kesamaan keduanya bukan hanya soal gaya bermain, melainkan juga karakter di lapangan — kuat, pekerja keras, dan tahu bagaimana menciptakan ruang untuk rekan setim. Kemiripan itu terlihat jelas saat Esposito tampil menawan di Tallinn. “Benar, tapi seluruh penampilannya memang meyakinkan,” ujar Di Natale menilai laga kontra Estonia. “Dia menahan bola dengan baik, membantu tim naik menyerang, dan bergerak tanpa henti. Dia tahu cara bermain sepak bola — tidak butuh waktu lama untuk melihat itu.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya