Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Selasa (15/10/2025).
Pelemahan bursa Asia ini terjadi meski Wall Street sempat menguat, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan pelunakan sikapnya terhadap China di tengah ketegangan perdagangan yang masih berlangsung.
Advertisement
Dikutip dari CNBC, Selasa (14/10/2025), dalam unggahan di platform Truth Social pada Senin, Trump menulis, “Jangan khawatir tentang China, semuanya akan baik-baik saja!”
Pernyataan itu muncul setelah beberapa pekan ketegangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia, termasuk aksi saling balas kebijakan perdagangan.
Sebagai langkah terbaru, China mulai memberlakukan biaya pelabuhan baru untuk kapal-kapal asal AS yang berlabuh di negaranya.
Kebijakan ini merupakan tindakan balasan atas biaya serupa yang sebelumnya diterapkan oleh Washington terhadap kapal Tiongkok. Kedua kebijakan tersebut resmi berlaku hari ini.
Gerak Pasar Saham Asia
Dampak kebijakan tersebut mulai terasa di pasar keuangan Asia. Indeks Nikkei 225 Jepang diperkirakan dibuka lebih rendah, dengan kontrak berjangka di Chicago diperdagangkan di level 47.235, dan di Osaka pada 46.980.
Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan Nikkei hari Senin di 48.088,8.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,25%, sementara kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong juga dibuka melemah di 25.794, turun dari penutupan sebelumnya di 25.889,48.
Beberapa indeks utama kawasan lainnya juga menunjukkan tren serupa:
- Nikkei 225 Jepang: 47.554,32 (-1,11%)
- ASX 200 Australia: 8.850,80 (-0,36%)
- Hang Seng Hong Kong: 25.889,48 (tidak berubah)
- KOSPI Korea Selatan: 3.584,55 (tidak berubah)
- Nifty 50 India: 25.227,35 (tidak berubah)
- Shanghai Composite Tiongkok: 3.889,50 (tidak berubah)
Wall Street Sempat Pulih
Sementara itu di Amerika Serikat, harga berjangka saham AS bergerak relatif stabil pada awal sesi perdagangan Asia.
Pada penutupan Senin waktu setempat, tiga indeks utama Wall Street berhasil memulihkan sebagian besar kerugian dari pekan lalu berkat sentimen positif dari pernyataan Trump.
Dow Jones Industrial Average naik 587,98 poin atau 1,29% ke level 46.067,58, menutup sekitar 67% kerugian dari Jumat lalu.
S&P 500 menguat 1,56% ke 6.654,72, sementara
Nasdaq Composite melonjak 2,21% ke 22.694,61, didorong oleh kebangkitan saham-saham teknologi yang sebelumnya tertekan.