Prabowo Hadiri KTT Perdamaian Gaza, Komisi I DPR: Presiden Harus Desak Israel Patuhi Perjanjian

Komisi I DPR meminta agar Presiden Prabowo memanfaatkan momentum diplomasi internasional tersebut untuk menyuarakan gencatan senjata permanen di Jalur Gaza.

oleh Tim NewsDiterbitkan 11 Oktober 2025, 14:17 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan pidato Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di Gedung Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, pada Senin 22 September 2025 waktu setempat. (Ludovic MARIN/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syamsu Rizal memberikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang digelar di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025).

Namun, Syamsu Rizal meminta agar Presiden Prabowo memanfaatkan momentum diplomasi internasional tersebut untuk menyuarakan gencatan senjata permanen di Jalur Gaza.

“Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Perdamaian Gaza adalah langkah penting dalam memperkuat peran Indonesia di kancah internasional. Namun, lebih dari itu, Presiden harus tegas menyerukan gencatan senjata permanen dan mendesak Israel untuk mematuhi seluruh perjanjian damai yang telah disepakati dengan Hamas,” ujar Syamsu Rizal dalam keteranganya, Senin (13/10/2025).

Syamsu Rizal menilai, upaya perdamaian tidak akan berarti jika kekerasan masih terus terjadi dan Israel tetap melakukan serangan ke wilayah Gaza.

“Tidak boleh ada lagi penyerangan ke Gaza. Dunia harus bersatu menolak kekerasan yang menimbulkan korban sipil, terutama perempuan dan anak-anak,” tegasnya.

 

Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

Distribusi bantuan ini memberi harapan di tengah krisis yang kian parah. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Lebih lanjut,  Syamsu Rizal mendorong agar Presiden Prabowo menggunakan forum internasional tersebut untuk menyuarakan kembali dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan penuh Palestina sebagai solusi jangka panjang bagi perdamaian di Timur Tengah.

“Indonesia sejak awal berdiri konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. Karena itu, suara Presiden Prabowo di forum dunia sangat penting untuk memastikan bahwa kemerdekaan Palestina adalah jalan menuju perdamaian abadi,” tambahnya.

Syamsu Rizal juga mengingatkan bahwa posisi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia memberi tanggung jawab moral untuk terus memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan di Palestina.

“Memperjuangkan melalui jalur diplomasi dan solidaritas global,” pungkasnya.

Infografis Bencana Kelaparan Mendera Warga Gaza. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya