Barcelona Putuskan Tak Perpanjang Kontrak Robert Lewandowski, Era Baru Dimulai?

Barcelona telah mengambil keputusan besar untuk tak perpanjang kontrak Robert Lewandowski yang akan berakhir Juni 2026, menandai akhir dari era sang penyerang Polandia di Camp Nou dan awal peremajaan skuad.

oleh ThomasDiterbitkan 13 Oktober 2025, 20:00 WIB
Selebrasi Robert Lewandowski dalam laga Athletic Bilbao vs Barcelona, Senin (26/5/2025). (AP Photo/Miguel Oses)

Liputan6.com, Jakarta Klub raksasa Spanyol, Barcelona, dilaporkan telah mengambil keputusan signifikan terkait masa depan penyerang bintangnya, Robert Lewandowski. Manajemen klub secara resmi memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pemain asal Polandia tersebut yang dijadwalkan berakhir pada Juni 2026. Keputusan ini berarti Lewandowski akan meninggalkan klub sebagai pemain bebas transfer setelah musim 2025/2026 berakhir.

Langkah strategis ini mengindikasikan bahwa musim 2025/2026 kemungkinan besar akan menjadi musim terakhir bagi Lewandowski berseragam Blaugrana. Pengumuman ini datang setelah spekulasi panjang mengenai status sang striker veteran di tengah upaya Barcelona untuk menyeimbangkan keuangan dan meremajakan skuad. Keputusan ini juga memunculkan pertanyaan tentang bagaimana Barcelona akan mengisi kekosongan di lini depan.

Meski Direktur Olahraga Barcelona, Deco, sempat memberi sinyal bahwa Lewandowski mungkin akan bertahan lebih lama, laporan terbaru menegaskan bahwa klub telah mengambil arah yang berbeda. Keputusan ini didasari oleh beberapa faktor kunci, termasuk usia pemain, performa, dan pertimbangan finansial yang ketat.


Alasan Barcelona Tak Perpanjang Kontrak Lewandowski

Ekspresi Robert Lewandowski usai menjebol gawang Real Sociedad, Minggu (28/9/2025) (AP Photo/Joan Monfort)

Keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak Robert Lewandowski didasari oleh beberapa pertimbangan penting dari pihak Barcelona. Salah satu faktor utama adalah usia sang pemain yang kini menginjak 37 tahun. Meskipun Lewandowski masih menunjukkan ketajaman dengan mencetak empat gol dalam tujuh penampilan di La Liga musim ini, usianya menjadi pertimbangan serius.

Penurunan performa yang terlihat, terutama dalam aspek intensitas tekanan (pressing) dan kemampuan mengimbangi ritme permainan tim, menjadi alasan kunci lainnya. Kemampuan Lewandowski untuk melakukan pressing dengan intensitas tinggi dinilai telah berkurang. Hal ini disebut-sebut sebagai salah satu alasan utama pelatih Hansi Flick lebih memilih Ferran Torres untuk mengisi peran penyerang utama di awal musim 2025-2026.

Manajemen klub melihat bahwa seiring bertambahnya usia, kemampuan fisik Lewandowski untuk tampil di level tertinggi secara konsisten mungkin akan semakin menurun. Oleh karena itu, klub merasa perlu untuk mencari solusi jangka panjang yang lebih berkelanjutan untuk lini depan mereka.


Beban Finansial dan Visi Jangka Panjang Klub

Faktor finansial juga memainkan peran krusial dalam keputusan Barcelona terkait masa depan Robert Lewandowski. Gaji Lewandowski yang sangat besar menjadi beban signifikan bagi neraca keuangan klub. Ia menerima gaji kotor sekitar €26 juta atau setara dengan Rp 500 miliar per tahun, menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi di antara seluruh pemain Barcelona saat ini.

Lanjut Baca:

Manajemen klub menilai nominal tersebut terlalu membebani, terutama di tengah upaya pemulihan stabilitas ekonomi klub pasca-pandemi dan reformasi keuangan La Liga yang ketat. Pengurangan batas gaji Barcelona untuk musim 2025/2026 juga menjadi faktor besar yang membatasi ruang gerak Hansi Flick dan direktur olahraga Deco dalam memperpanjang kontrak pemain bintang. Selain itu, Barcelona memiliki visi jangka panjang untuk membangun era baru dengan mengandalkan pemain muda bertalenta. Klub berencana meremajakan lini depan dengan merekrut pemain muda potensial untuk menciptakan skuad yang kompetitif dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan proyek olahraga yang berfokus pada masa depan klub.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya