Manchester United Siap Gelar Pembicaraan dengan Mainoo dan Zirkzee Jelang Januari

Manchester United akan menggelar pembicaraan terkait masa depan Kobbie Mainoo dan Joshua Zirkzee menjelang jendela transfer Januari. Kedua pemain ingin memastikan waktu bermain cukup agar peluang mereka ke Piala Dunia tetap terbuka.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 11 Oktober 2025, 22:59 WIB
Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United dikabarkan siap mengadakan pembicaraan penting dengan Kobbie Mainoo dan Joshua Zirkzee. Kedua pemain merasa kekurangan waktu bermain di bawah asuhan Ruben Amorim.

Mainoo sebelumnya mengajukan permintaan untuk dipinjamkan, namun ditolak oleh klub. Pemain berusia 20 tahun itu belum memulai satu laga Premier League pun musim ini.

Zirkzee juga belum menjadi starter dan baru mencatat 74 menit bermain dalam tiga pertandingan. Mainoo tercatat bermain 113 menit dalam lima laga, masih sangat terbatas.

Kekhawatiran kedua pemain meningkat menjelang Piala Dunia 2026. Mereka ingin memastikan kesempatan bermain agar tetap masuk skuad nasional masing-masing.


Situasi Mainoo dan Zirkzee

Kobbie Mainoo menjadi bintang dari kemenangan 2-0 Manchester United atas FCSB dalam laga matchday 8 League Phase Liga Europa 2024/2025 yang digelar di Arena Nationala, Jumat (31/1/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Andreea Alexandru)

ESPN menyebut Napoli dan beberapa klub Premier League serta Bundesliga tertarik dengan Mainoo. Zirkzee dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Serie A.

Meski peluang bermain terbatas, kedua pemain tetap menjadi bagian penting dari skuad harian Manchester United. Klub menilai mereka masih punya peran strategis dalam setiap pertandingan.

Setiap kesepakatan transfer untuk Mainoo atau Zirkzee harus mendapat persetujuan resmi dari klub. Manchester United ingin memastikan langkah transfer tidak mengganggu rencana tim.


Tekanan dan Tradisi Akademi

Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee. (AFP/Darren Staples)

Mainoo memikul tanggung jawab atas tradisi akademi yang telah berjalan lebih dari 87 tahun. Sejak Oktober 1937, klub selalu menurunkan minimal satu pemain akademi di setiap laga.

Di pertandingan terakhir melawan Sunderland, Mainoo menjadi satu-satunya pemain akademi yang memenuhi syarat. Kepergiannya bisa mengakhiri rekor panjang tersebut.

Ruben Amorim menegaskan pentingnya menjaga tradisi ini. “Masa lalu Manchester United dibangun dari pemain muda. Saya tidak ingin menjadi orang yang memutuskan itu,” ujarnya.

Sumber: ESPN


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya