Gempa Dahsyat Filipina: 8 Orang Tewas, 250 Pasien Dievakuasi dari Rumah Sakit

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 11 Oktober 2025, 15:05 WIB
Gempa Dahsyat Filipina: 8 Orang Tewas, 250 Pasien Dievakuasi dari Rumah Sakit
Setidaknya 250 pasien dievakuasi dari sebuah rumah sakit yang rusak di Manay, Provinsi Davao Oriental, Filipina, Sabtu 11 Oktober 2025. Para pasien untuk sementara ditampung di tenda-tenda darurat. Di tenda-tenda darurat, ditemani keluarga, pasien mendapat perawatan lanjutan. Diketahui, dua gempa bumi kuat mengguncang Filipina selatan pada Jumat 10 Oktober 2025. Gempa menewaskan sedikitnya delapan orang dan memicu peringatan tsunami. Guncangan gempa menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan dan infrastruktur lainnya. Gempa mendorong penduduk untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau tempat penampungan darurat karena khawatir terjadi gempa susulan. Hingga kini, warga masih memilih bertahan di tenda-tenda darurat yang didirikan di lapangan terbuka. Warga masih mengkhawatirkan akan adanya gempa susulan yang masih mungkin terjadi.
Pasien menunggu di luar rumah sakit yang rusak di Manay, Provinsi Davao Oriental, Filipina pada 11 Oktober 2025. (Jam STA ROSA/AFP)
Setidaknya 250 pasien dievakuasi dari sebuah rumah sakit yang rusak di Manay, Provinsi Davao Oriental, Filipina pada Sabtu 11 Oktober 2025. (Jam STA ROSA/AFP)
Para pasien untuk sementara ditampung di tenda-tenda darurat. (Jam STA ROSA/AFP)
Di tenda-tenda darurat, ditemani keluarga, pasien mendapat perawatan lanjutan. (Jam STA ROSA/AFP)
Diketahui, dua gempa bumi kuat mengguncang Filipina selatan pada Jumat 10 Oktober 2025. (Jam STA ROSA/AFP)
Gempa menewaskan sedikitnya delapan orang dan memicu peringatan tsunami. (Jam STA ROSA/AFP)
Guncangan gempa menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan dan infrastruktur lainnya. (Jam STA ROSA/AFP)
Gempa mendorong penduduk untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau tempat penampungan darurat karena kekhawatiran gempa susulan. (Jam STA ROSA/AFP)
Hingga kini, warga masih memilih bertahan di tenda-tenda darurat yang didirikan di lapangan terbuka. (Jam STA ROSA/AFP)
Warga masih mengkhawatirkan akan adanya gempa susulan yang masih mungkin terjadi. (Jam STA ROSA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya