Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia akan menjalani laga penting yang bisa menentukan nasib mereka di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Timnas Irak di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Setelah kalah 2-3 dari Arab Saudi, posisi Indonesia di klasemen menjadi sulit. Kemenangan menjadi satu-satunya jalan untuk menjaga asa tetap hidup. Laga kontra Irak pun tak ubahnya babak penentuan — menang berarti harapan terus menyala, kalah berarti mimpi ke Piala Dunia kembali sirna.
Advertisement
Di tengah tekanan tersebut, muncul satu nama yang diharapkan bisa memberi napas di lini depan: Ole Romeny. Penyerang kelahiran Belanda itu tampil menjanjikan saat melawan Arab Saudi meski baru pulih dari cedera.
Dampak Instan Ole Romeny dari Bangku Cadangan
Romeny memang tidak tampil sejak menit awal melawan Arab Saudi. Posisi penyerang tengah saat itu diisi Ragnar Oratmangoen dengan dukungan Miliano Jonathans dan Beckham Putra. Ketiganya tampil cukup solid, tetapi gagal menembus rapatnya pertahanan lawan.
Masuk pada menit ke-65, Romeny langsung mengubah ritme permainan. Ia menjadi titik fokus setiap serangan Indonesia, menghadirkan variasi dan ancaman yang sebelumnya absen. Dua tembakan sempat dilepaskannya — salah satunya peluang emas yang nyaris mengubah skor.
Selain itu, Romeny juga punya kontribusi penting dalam proses gol kedua Indonesia. Akselerasinya di sisi kanan berujung pada pelanggaran tangan pemain Arab Saudi di kotak penalti, yang kemudian menghasilkan gol dari titik putih lewat eksekusi Kevin Diks. Walau belum bugar sepenuhnya, dampaknya begitu terasa.
Dilema untuk Kluivert
Penampilan tersebut menimbulkan satu pertanyaan besar di benak publik sepak bola Indonesia: apakah Patrick Kluivert akan menurunkan Ole Romeny sejak awal melawan Irak? Dengan kondisi tim yang wajib menang, kehadiran pemain 25 tahun itu bisa menjadi faktor pembeda.
Pengamat sepak bola, Kesit B. Handoyo, menilai kontribusi Romeny sudah cukup untuk membuatnya dipercaya sebagai starter. “Ole juga saya kira sudah bisa diharapkan karena kemarin penampilannya juga ternyata dia sangat baik sekali, sayang waktunya memang tidak cukup buat dia untuk mengangkat atau menciptakan peluang-peluang lagi, tapi setidaknya kehadiran Ole membuat lini depan Timnas Indonesia menjadi lebih kuat. Penampilan kemarin juga tidak memperlihatkan kalau Ole seolah baru saja pulih dari cedera. Dia sudah bisa langsung tune in,” ujar Kesit kepada Bola.net.