Adrien Rabiot Lontarkan Kritik Keras Soal Dimainkannya Laga AC Milan vs Como di Australia: Benar-Benar Gila!

Adrien Rabiot mengecam rencana Serie A menggelar laga AC Milan vs Como di Australia, sementara UEFA memberi respons hati-hati atas kontroversi ini.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 09 Oktober 2025, 11:00 WIB
Gelandang AC Milan, Adrien Rabiot, berjibaku melawan gelandang Juventus, Manuel Locatelli, pada pertandingan Liga Italia 2025/2026 di The Allianz Stadium, Turin, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta Rencana menggelar pertandingan Serie A antara AC Milan dan Como di Australia menimbulkan perdebatan besar. Ide tersebut diklaim sebagai upaya mempromosikan sepak bola Italia di pasar global. Namun, langkah itu juga memicu banyak kritik dari pemain hingga pengamat sepak bola. Salah satu yang paling vokal adalah gelandang bintang Milan, Adrien Rabiot.

Pertandingan Milan kontra Como rencananya akan berlangsung di Perth pada Februari mendatang. Keputusan ini disebut diambil demi memperluas jangkauan komersial liga dan menarik basis penggemar di luar Eropa. Meski begitu, banyak pihak menilai langkah tersebut terlalu ekstrem dan melupakan nilai tradisional kompetisi domestik. Serie A bahkan menjadi liga pertama yang berani mengambil langkah sejauh itu.

UEFA dikabarkan memberikan izin dengan sangat berat hati. Mereka menyebut keputusan ini muncul karena “celah regulasi global” yang belum diatur secara ketat di tingkat internasional. Walau demikian, UEFA menegaskan bahwa langkah ini seharusnya tidak menjadi contoh untuk kompetisi lain.

Di sisi lain, para pemain mulai bersuara soal dampaknya terhadap fisik dan kalender yang sudah padat. Mereka mempertanyakan alasan di balik penerbangan lintas benua hanya untuk pertandingan liga yang seharusnya digelar di Italia. Rabiot menjadi sosok pertama yang menyuarakan ketidaksetujuan dengan sangat keras.


Rabiot Tak Terima: Benar-Benar Gila dan Absurd

Aksi Adrien Rabiot (kanan) di laga AC Milan vs Bologna di pekan ketiga Serie A 2025/2026 di San Siro, Senin (15/09/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Adrien Rabiot, yang baru bergabung dengan AC Milan musim panas ini, langsung bereaksi keras terhadap kabar tersebut. Gelandang asal Prancis itu menilai ide memainkan pertandingan liga domestik sejauh 14.000 kilometer dari Italia sebagai sesuatu yang tidak masuk akal. Baginya, keputusan ini menunjukkan bagaimana uang dan popularitas telah menggeser esensi sepak bola.

Rabiot bahkan mengaku terkejut saat pertama kali mendengar pertandingan Milan melawan Como akan dimainkan di Australia. Ia menilai hal itu tidak mempertimbangkan kondisi pemain dan jadwal kompetisi yang sudah terlalu padat. “Saya terkejut ketika mengetahui bahwa AC Milan dan saya akan memainkan pertandingan Serie A melawan Como... di Australia! Ini benar-benar gila,” ujarnya.

Menurut Rabiot, keputusan itu tidak mencerminkan perhatian terhadap kesejahteraan pemain. Ia menilai federasi hanya fokus pada keuntungan finansial dan promosi internasional, tanpa melihat dampak logistik yang besar. “Ini adalah perjanjian finansial untuk memberikan visibilitas kepada liga, hal-hal yang berada di luar jangkauan kami,” tambahnya.

Lanjut Baca:

“Banyak pembicaraan tentang jadwal dan kesehatan pemain, tetapi semua ini terasa sangat absurd. Sungguh gila melakukan perjalanan bermil-mil jauhnya untuk pertandingan antara dua tim Italia di Australia. Kami harus beradaptasi, seperti biasa,” lanjut Rabiot kepada Le Figaro.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya