Ruben Amorim Aman! Jim Ratcliffe Pastikan Tak Akan Pecat Pelatih Manchester United Sampai 3 Tahun

Sir Jim Ratcliffe memastikan Ruben Amorim tetap dipercaya menangani Manchester United. Sang pelatih diberi waktu tiga tahun untuk membawa klub kembali ke jalur sukses.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 09 Oktober 2025, 09:39 WIB
Gol kemenangan dicetak oleh gol cepat Alejandro Garnacho saat pertandingan baru berjalan 49 detik, lalu diikuti dua gol Rasmus Hojlund. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Tekanan besar yang dialami Ruben Amorim di Manchester United sedikit mereda setelah pernyataan tegas dari pemilik minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe. Pengusaha asal Inggris itu memastikan bahwa Amorim akan tetap mendapat kepercayaan penuh dan diberi waktu tiga tahun untuk membuktikan kualitasnya di Old Trafford.

Keputusan ini datang di tengah performa mengecewakan Setan Merah di awal musim Premier League. Setelah tujuh laga, Manchester United hanya menempati peringkat ke-10, melanjutkan tren negatif dari musim sebelumnya yang berakhir di posisi ke-15 dan kekalahan di final Liga Europa dari Tottenham.

Dalam wawancara dengan The Business Podcast, Ratcliffe menyebut bahwa membangun klub sebesar Manchester United tidak bisa dilakukan secara instan. “Ruben perlu menunjukkan bahwa dia pelatih hebat dalam tiga tahun. Anda tidak bisa berharap perubahan terjadi seperti menyalakan saklar lampu,” ujarnya.


Tak Terpengaruh Tekanan dan Kritik

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak gol ke gawang Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Ratcliffe menegaskan bahwa klub tidak akan mengambil keputusan berdasarkan opini media atau desakan publik. “Pers kadang ingin semuanya instan. Tapi klub sebesar ini tidak bisa dijalankan dengan reaksi spontan terhadap komentar jurnalis,” katanya.

Ia juga menepis kemungkinan campur tangan keluarga Glazer dalam urusan pemecatan pelatih. “Itu tidak akan terjadi. Kami berada di sini, dengan kaki di tanah. Mereka jauh di seberang lautan. Kami yang mengelola langsung klub ini,” tegasnya.

Dukungan ini menjadi angin segar bagi Amorim yang menghadapi masa sulit. Gaya bermain dengan tiga bek dan hasil yang inkonsisten sempat memunculkan keraguan di ruang ganti. Namun kemenangan atas Sunderland sebelum jeda internasional memberi sedikit harapan. Tantangan berikutnya adalah menghadapi Liverpool, ujian berat yang bisa mengubah opini publik jika diraih dengan kemenangan.


Fokus Ratcliffe: Restrukturisasi dan Kesehatan Finansial

Benjamin Sesko dan Bryan Mbeumo merayakan gol kedua Manchester United dalam pertandingan Premier League melawan Sunderland di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 4 Oktober 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Selain membahas masa depan Amorim, Ratcliffe juga mengungkapkan langkah besar restrukturisasi yang sedang dijalankan di klub. Ia mengakui telah melakukan pemangkasan biaya besar-besaran, termasuk pengurangan 450 posisi kerja dan penghapusan sejumlah fasilitas bagi staf.

“Biaya operasional terlalu tinggi. Kami perlu menjadikan klub ini sehat dan berkelanjutan,” ujar Ratcliffe. Ia menilai profitabilitas adalah kunci untuk membangun skuat yang kompetitif. “Semakin besar kas yang kita miliki, semakin baik tim yang bisa dibentuk.”

Ratcliffe optimistis langkah restrukturisasi ini akan membuahkan hasil dalam jangka panjang. Ia yakin Manchester United akan menjadi klub sepak bola paling menguntungkan di dunia, dan dari situ lahir fondasi untuk kembali ke level tertinggi.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya