6 Tren Kecantikan dari Runway Paris Fashion Week 2026

Dari peragaan busana Chanel karya Matthieu Blazy di Paris Fashion Week 2026, misalnya, kita mendapati kulit yang bebas dari hiasan

oleh Asnida RianiDiterbitkan 09 Oktober 2025, 11:30 WIB
Seorang model memamerkan anting Chanel untuk koleksi Wanita Ready-to-wear Spring-Summer 2026 sebagai bagian dari Paris Fashion Week di Grand Palais, Paris, pada 6 Oktober 2025. (Anne-Christine POUJOULAT/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Runway Paris Fashion Week (PFW) Spring/Summer 2026 menampilkan sentuhan baru dalam tren kecantikan. Dari peragaan busana Chanel karya Matthieu Blazy, kita mendapati kulit yang bebas dari hiasan, alih-alih menghadirkan kembalinya gaya klasik dan elegan dari rumah mode tersebut.

Di landasan pacu Dior karya Jonathan Anderson, kita melihat nuansa serupa yang terwujud dalam bentuk rambut yang ditata rapi dan dibiarkan tergerai. Hermes membawa semangat itu selangkah lebih maju, memungkinkan para model melangkah ke panggung dengan rambut bergelombang yang mengingatkan pada semangat bebas dari akar berkudanya.

Dari sekian banyak, berikut enam tren kecantikan paling mencolok dari runway PFW 2026, seperti dikutip dari Grazia Malaysia, Rabu (9/10/2025):

1. Kulit Bersih tapi Terpahat di Chanel

Di antara perhiasan berlapis dan kain-kain andalan, para model menampilkan riasan wajah yang bersih untuk menggarisbawahi interpretasi ulang sang direktur kreatif terhadap kode-kode rumah mode itu. Bibir dibiarkan dengan warna alaminya dan rambut dibiarkan terurai.

Sentuhan Lembut

Seorang model memperagakan kreasi Dior untuk koleksi Ready-to-wear Spring-Summer 2026 2026 sebagai bagian dari Paris Fashion Week di Paris pada 1 Oktober 2025. (JULIEN DE ROSA/AFP)

Yang membuat wajah para model tampak hidup adalah sentuhan perona pipi yang begitu lembut. Meski koleksi ini tidak dapat disangkal berakar pada kepekaan Prancis, pigmen yang nyaris tidak terlihat mengingatkan pada warna perona pipi hampir nude yang muncul dari merek-merek kecantikan C-beauty yang sedang viral.

2. Gelombang Kesiangan di Dior

Tampilan kecantikan Dior memamerkan sentuhan lembut dan intim musim ini, sangat kontras dengan kehebatan teatrikal yang ditampilkan Anderson. Rambut para model dibiarkan tergerai dengan gelombang "kesiangan" yang menjuntai di punggung. Tampilan yang terkesan sederhana ini justru semakin menonjolkan kemegahan visi dramatis sang direktur kreatif untuk Dior.

3. Gelombang Basah di Hermes

Seorang model memperagakan kreasi Hermes untuk koleksi Ready-to-wear Spring-Summer 2026 2026 sebagai bagian dari Paris Fashion Week di Paris pada 4 Oktober 2025. (Thibaud MORITZ/AFP)

Kebebasan bermakna baru di panggung peragaan busana Hermes. Koleksi yang terinspirasi warisan panjang berkuda merek ini dihidupkan melalui detail-detailnya.

Para model menggerai rambut mereka, liar dan bebas—diberi tekstur untuk mencerminkan semangat kemandirian yang tercermin dalam busana-busana yang ditampilkan. Tampilan segar yang tersapu angin ini juga diterapkan pada mata, di mana bayangan abu-abu muda yang berkilauan menambah kedalaman dan kesan bebas.

4. Sisir Belakang Basah Loewe

Di Loewe, para model berjalan di panggung peragaan busana dengan gaya rambut yang menonjolkan energi cemerlang merek tersebut musim ini. Rambut disisir rapi ke belakang, mencerminkan teaser Jack McCollough dan Lazaro Hernandez untuk koleksi ini. Dipadukan dengan warna gelap yang berani pada alis, rambut tersebut menegaskan bahasa visual yang elemental dari duo ini.

5. Bibir Fuchsia Lembut di Louis Vuitton

Seorang model memperagakan kreasi Louis Vuitton untuk koleksi Ready-to-wear Spring-Summer 2026 sebagai bagian dari Paris Fashion Week di Paris pada 30 September 2025. (Alain JOCARD/AFP)

Di panggung peragaan busana Louis Vuitton, para model memamerkan semburat merah muda cerah di bibir mereka. Terinspirasi dari koleksi itu sendiri, pilihan lipstik ini merupakan penghormatan yang tenang dan artistik terhadap kebebasan sejati yang hadir di ruang pribadi. Mengilap dan menawan, warna fuchsia ini merupakan hasil karya La Beaute Louis Vuitton yang baru saja diluncurkan dan penata rias ternama Pat McGrath.

Model Italia Vittoria Ceretti mempersembahkan karya Chloe untuk koleksi Women Ready-to-wear Musim Semi-Panas 2026 sebagai bagian dari Paris Fashion Week di Paris pada 5 Oktober 2025. (GEOFFROY VAN DER HASSELT/AFP)

6. Boy Blush di Chloe

Direktur kreatif Chloe, Chemena Kamali, kembali ke akar rumah mode ini: struktur tanpa kekakuan, pengendalian diri dalam bentuk yang cair, dan intensionalitas yang mudah. ​​Hal yang sama juga berlaku untuk riasan, perona pipi dipulaskan di tengah pipi untuk efek "boy blush" yang lembut dan romantis. Di bagian wajah lain, titik-titik tinggi dipertegas dengan highlighter.

Infografis The Big 4, Pekan Mode Bergengsi Dunia. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya