Liputan6.com, Jakarta - Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi pada Rabu malam (8/109/2025), pukul 20.53 Wita. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki kali ini teramati mencapai 5.000 meter di atas puncak, atau sekitar 6.584 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 76 detik.
Advertisement
Petugas Pos Pantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Kornelis Missa mengaimbau, masyarakat dan wisatawan yang ada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," katanya.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki diimbau waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki, memakai masker penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya.
Sepanjang 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat sudah erupsi sebanyak 688 kali. Hingga hari ini, Rabu (8/10/2025), pukul 20.25 WIB, Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berstatus Siaga (Level III).
Aktivitas Kegempaan Gunung Lewotobi Laki-Laki
Berdasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang Rabu (8/10/2025), periode pukul 12.00-18.00 Wita, Gunung lewotobi Laki-Laki tercatat mengalami 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4.4 mm, dan lama gempa 31 detik, serta 9 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, dan lama gempa 68-101 detik.