Siapa Penjaga Gawang Utama Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi? Pilihan Patrick Kluivert Masih Teka-Teki

Menjelang duel panas kontra Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, posisi kiper menjadi bahan pembahasan hangat di kubu Timnas Indonesia.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 07 Oktober 2025, 23:50 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengamankan bola di dalam dekapannya ketika menghadapi Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta Menjelang duel panas kontra Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, posisi kiper menjadi bahan pembahasan hangat di kubu Timnas Indonesia. Persaingan di bawah mistar kian ketat karena Patrick Kluivert harus menentukan sosok paling siap menjaga pertahanan Garuda dari tekanan tuan rumah.

Laga perdana Grup B di King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, menuntut kehadiran kiper yang tangguh dan bermental baja. Indonesia memerlukan penjaga gawang dengan refleks cepat dan ketenangan tinggi untuk menghadapi tekanan publik Arab Saudi yang terkenal garang saat bermain di kandang sendiri.

Empat kiper kini tengah berlatih di Jeddah, tetapi Emil Audero harus menepi karena cedera. Maka, pertanyaan pun muncul: siapa yang bakal dipercaya Kluivert menjadi benteng terakhir Garuda kali ini?


Maarten Paes Andalan Berpengalaman

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes harus rela merasakan kebobolan lima kali saat bermain di kandang Timnas Australia dalam laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025). (AFP/David Gray)

Nama Maarten Paes menjadi kandidat kuat setelah kembali pulih dari cedera. Kiper FC Dallas itu sudah kembali ke skuad Garuda dan dikenal berperan penting saat Indonesia menahan imbang Arab Saudi 1-1 dan menang 2-0 di pertemuan sebelumnya.

Namun, kebugarannya masih dipertanyakan karena belum bermain lagi sejak akhir Juli 2025. Meski begitu, pengalaman internasional dan ketenangannya bisa jadi modal penting bagi Paes jika dipercaya tampil sejak menit awal.


Reza Arya Minim Jam Terbang

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Reza Arya. (Dok. Timnas Indonesia)

Panggilan mendadak untuk Reza Arya Pratama dari PSM Makassar sempat mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, di BRI Super League musim ini, kiper berusia 25 tahun tersebut baru sekali tampil — tepatnya pada pekan pembuka — dan kebobolan satu gol.

Reza kalah bersaing dengan Hilmansyah di level klub, yang membuat ritme permainannya belum optimal. Minimnya menit bermain ini tentu bisa memengaruhi performanya di laga sekelas kualifikasi Piala Dunia.


Ernando Ari Masih Konsisten

Emil Audero Pamer Potret Latihan di Jakarta Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Bahrain. Ia juga berfoto bersama Nadeo Argawinata dan Ernando Ari Sutaryadi. (Dok: IG @emil_audero https://www.instagram.com/p/DHiJWZWJ9WY/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==) 

Ernando Ari tetap menjadi bagian penting skuad asuhan Kluivert. Di level klub, kiper Persebaya Surabaya itu selalu jadi pilihan utama dengan enam penampilan sejauh ini di BRI Super League 2025/2026.

Dari enam laga, Ernando mencatat dua cleansheet dan kebobolan lima gol, plus total 22 penyelamatan yang menempatkannya di empat besar kiper dengan performa terbaik di liga domestik. Konsistensi ini membuatnya layak dipertimbangkan sebagai starter.


Nadeo Argawinata Paling Stabil

Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, saat menghadapi Persija Jakarta pada laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (9/8/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dari semua kandidat, Nadeo Argawinata tampil paling menonjol bersama Borneo FC. Dalam enam laga, ia hanya kebobolan tiga gol dan menorehkan tiga cleansheet — catatan terbaik di BRI Super League musim ini, sejajar dengan Aqil Savik dari Bhayangkara FC.

Selain itu, Nadeo sudah mencatat 26 penyelamatan, menjadi kiper dengan jumlah saves tertinggi ketiga di liga. Stabilitas dan kepercayaan dirinya membuat kiper 28 tahun ini dianggap paling ideal untuk menjaga gawang Garuda di Jeddah.

Sumber: Bola.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya