Liputan6.com, Jakarta - PT JAS Aero Engineering Services (JAE) dengan bangga mengumumkan dukungannya terhadap operasional rute penerbangan baru maskapai nasional Uni Emirat Arab, Etihad Airways, yang kini menghubungkan Abu Dhabi dan Medan. Rute strategis ini beroperasi tiga kali seminggu menggunakan pesawat Airbus A321LR.
Langkah ini merupakan upaya strategis Etihad Airways dalam menghadirkan pengalaman perjalanan terbaik bagi penumpang sekaligus memperkuat konektivitas udara yang vital antara Timur Tengah dan Indonesia.
Advertisement
Medan, sebagai ibu kota Provinsi Sumatra Utara, adalah salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia dan memiliki peran penting dalam perdagangan, pariwisata, dan investasi.
Pembukaan rute Abu Dhabi–Medan ini diperkuat oleh kolaborasi strategis dengan PT JAS Aero Engineering Services (JAE). JAE, sebagai mitra resmi Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) Etihad Airways di Medan, bertanggung jawab memastikan keselamatan dan keandalan operasional pesawat.
Layanan teknis yang disediakan JAE mencakup Aircraft Certification, Technical Ramp, serta dukungan Ground Support Equipment (GSE), yang seluruhnya bertujuan untuk memastikan setiap pesawat beroperasi sesuai standar keselamatan penerbangan internasional. Selain di Medan, JAE juga telah mendukung operasional penerbangan Etihad Airways di Jakarta dan Bali.
Presiden Direktur PT JAS Aero Engineering Services Iman Sinambela mengungkapkan, setiap penerbangan membawa cerita dan harapan bagi para penumpangnya. Perusahaan senang dapat mendukung perjalanan ini dengan turut memastikan setiap pesawat berada dalam kondisi optimal sebelum beroperasional.
"Kami percaya, dengan hadirnya rute baru ini, semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat, industri penerbangan dan sektor industri lainnya. Terima kasih kepada Etihad Airways yang selama ini telah mempercayakan layanan MRO kepada JAE di berbagai destinasinya di Indonesia," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (7/10/2025).
Medan: Gerbang Baru ke Hub Global Abu Dhabi
Dibukanya rute Abu Dhabi–Medan akan memperkuat konektivitas global, menghadirkan kemudahan bagi wisatawan dan pelaku bisnis internasional yang ingin mengakses Sumatra Utara. Sebaliknya, masyarakat Sumatra Utara dan sekitarnya kini dapat semakin mudah menjangkau Abu Dhabi, yang dikenal sebagai hub global di sektor keuangan, energi, dan penerbangan.
Penerbangan ini dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Internasional Zayed (AUH) pukul 20.45 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO) pukul 06.45 waktu setempat pada keesokan harinya. Sementara itu, penerbangan kembali dari KNO menuju AUH dijadwalkan berangkat pukul 08.55 waktu setempat dan tiba pukul 12.50 waktu setempat.
Sinergi layanan penerbangan ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat konektivitas udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan hubungan bilateral antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas, namun juga membuka peluang baru yang bermanfaat bagi masyarakat kedua negara, serta mendukung terwujudnya industri penerbangan yang andal dan berkelanjutan.