Respons Patrick Kluivert soal AFC Tunjuk Wasit Kuwait untuk Pimpin Laga Timnas Indonesia Vs Arab Saudi

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengaku terkejut dan heran lantaran wasit asal Kuwait yang ditunjuk memimpin laga anak-anak asuhnya melawan Arab Saudi di putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 07 Oktober 2025, 16:54 WIB
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia, memberikan komentar terkait wasit dari Kuwait dalam konferensi pers jelang pertandingan kontra Arab Saudi, Selasa (7/10/2025). (Bola.com/Hery Kurniawan)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert buka suara menanggapi problem penunjukan wasit jelang duel anak-anak asuhnya melawan Arab Saudi dalam putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.

Sebagaimana diketahui, AFC memutuskan untuk mempertahankan pemilihan pengadil asal Kuwait, Ahmad Al Ali, sebagai pemimpin laga skuad Garuda kontra The Green Falcons.

Sebelumnya, PSSI pada pertengahan bulan lalu sempat melayangkan surat protes kepada AFC lantaran kurang setuju dengan penetapan wasit yang berasal dari area sama dengan lawan-lawan Indonesia, yakni Timur Tengah.

Federasi sepak bola tanah air berharap pengadil diganti dan diambil dari area yang lebih netral guna menghindari potensi munculnya tendensi khusus atau konflik kepentingan dalam pertandingan.

Akan tetapi, AFC pada 25 September 2025 merespons protes PSSI dengan penolakan. Mereka menyiratkan bakal tetap menugaskan wasit Kuwait, Ahmad Al Ali, terlepas dari permintaan federasi tanah air.

AFC, dalam surat balasannya, juga memastikan penunjukan wasit sudah dilakukan sesuai standar praktik yang diterima secara luas dalam kompetisi internasional. Mereka menjamin tidak akan terjadi konflik kepentingan dari keputusan ini.


Respons PSSI

Pemain Timnas Indonesia, Rizki Ridho (kiri) berduel udara dengan pemain Arab Saudi, Saud Abdulhamid dan Faisal Al-Ghamdi pada laga lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

PSSI sebelumnya telah menyatakan pihak mereka menerima keputusan akhir AFC yang memang punya kewenangan dalam hal ini.

Walau begitu, federasi mengingatkan agar jangan sampai pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi nantinya tercederai oleh isu keberpihakan.

"PSSI menerima keputusan itu karena keputusan tersebut menjadi kewenangan dari AFC," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dalam pernyataannya, Selasa (7/10/2025).

"Sportivitas, fairplay dalam pertandingan ini sangat kita nantikan dan sangat kita tunggu karena kita tidak berharap akan tercederai pertandingan ini ketika ada keberpihakan dari perangkat pertandingan," imbuhnya.


Komentar Patrick Kluivert

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluiverrt (kiri), dan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, saat konferensi pers jelang pertandingan melawan Timnas Arab Saudi di King Abdullah Sports City, Jedah, Selasa (7-102-2025). (Bola.com/Hery Kurniawan)

Pelatih Patrick Kluivert lantas ikut memberi pernyataan terkait dinamika penunjukan wasit jelang pertemuan anak-anak asuhnya melawan The Green Falcons.

Juru taktik Timnas Indonesia menganggap masalah ini tak bisa dijadikan alasan, dan anak-anak asuhnya diminta tak terlalu memusingkan wasit yang akan memimpin jalannya laga.

"Wasitnya berasal dari Kuwait. Tapi yang terpenting adalah setiap pengadil yang memimpin pertandingan di level ini harus sadar (akan tugasnya sebagai wasit). Saya tidak menjadikan ini sebagai alasan," kata Kluivert dalam konferensi pers jelang laga kontra Arab Saudi, Selasa (7/10/2025) sor WIB.

"FIFA telah menunjuk wasit-wasit ini, jadi kami harus bermain (dengan dipimpin mereka). Kami tidak perlu melihat siapa wasitnya. (Tapi), mereka (para wasit) juga harus melakukan tugasnya dengan baik, jujur, dan benar," tandas pelatih Timnas Indonesia.


Syarat Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menjaga ketat pemain Arab Saudi, Mohammed Kanno, pada pertandingan lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (19/11/2024). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia yang tergabung dalam grup B harus finis sebagai juara grup. Hasil ini secara otomatis bakal membawa skuad Patrick Kluivert mengamankan tiket menuju ajang sepak bola terakbar empat tahunan.

Apabila hanya menyelesaikan putaran 4 sebagai runner-up grup, Jay Idzes dan kawan-kawan akan diadu lagi dengan peringkat 2 grup A.

Pemenangnya berhak melaju ke play-off antarkonfederasi guna mengejar sisa tiket menuju FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya