Estevao Diminta Belajar dari Lamine Yamal agar Jadi Pemain Kelas Dunia

Legenda Chelsea, Gus Poyet, memberikan tantangan khusus kepada bintang muda asal Brasil, Estevao Willian. Menurutnya, sang pemain memiliki potensi luar biasa untuk menjadi bintang besar jika mampu meniru satu hal penting dari Lamine Yamal.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 07 Oktober 2025, 10:23 WIB
Pemain Chelsea, Estevao, merayakan gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Liverpool di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Legenda Chelsea, Gustavo Poyet, memberikan tantangan khusus kepada bintang muda asal Brasil, Estevao Willian. Menurutnya, sang pemain memiliki potensi luar biasa untuk menjadi bintang besar jika mampu meniru satu hal penting dari Lamine Yamal.

Estevao tampil memukau di musim debutnya bersama Chelsea setelah bergabung dari Palmeiras pada musim panas 2025. Pemain berjulukan “Messinho” itu cepat beradaptasi dengan gaya permainan Premier League yang keras dan cepat.

Kemampuannya mengolah bola dan menciptakan peluang membuatnya langsung menjadi sorotan di Stamford Bridge. Bahkan, gol penentunya di menit ke-95 ke gawang Liverpool menjadi bukti kemampuan besar yang dimilikinya.

Namun, menurut Poyet, perjalanan Estevao untuk menjadi pemain kelas dunia baru dimulai. Ia menilai konsistensi seperti yang ditunjukkan Lamine Yamal di Barcelona adalah kunci untuk membawa karier Estevao ke level berikutnya.


Poyet Kagumi Potensi Estevao

Bintang muda Chelsea, Estevao. (Glyn KIRK / AFP)

Gus Poyet menjadi salah satu sosok yang terpukau dengan performa Estevao. Mantan gelandang Chelsea asal Uruguay itu menilai sang pemain memiliki semua atribut untuk menjadi bintang top dunia.

Dalam wawancaranya bersama GOAL, Poyet menyebut potensi Estevao sangat besar. Ia percaya pemain muda Brasil itu bisa mencapai level tertinggi jika terus menjaga performanya di setiap laga.

“Dia punya potensi besar. Dia punya segalanya,” ujar Gus Poyet.

“Saya pikir dia bisa menjadi pemain luar biasa, kelas atas, benar-benar top. Sekarang dia hanya perlu melakukannya secara konsisten di setiap pertandingan,” tambah mantan pelatih Brighton itu.


Kunci yang Harus Dicontoh dari Lamine Yamal

Reaksi penyerang Barcelona Spanyol #10, Lamine Yamal, selama pertandingan phase league match 2 Liga Champions antara FC Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) di Estadi Olimpic Lluis Companys di Barcelona, ​​pada 1 Oktober 2025. (Josep LAGO/AFP)

Poyet menilai hal yang membedakan pemain elite seperti Lamine Yamal adalah kemampuan tampil konsisten di setiap kesempatan. Menurutnya, inilah yang harus ditiru oleh Estevao jika ingin berkembang menjadi bintang besar di masa depan.

Ia mencontohkan bagaimana Yamal mampu tampil menonjol di setiap laga bersama Barcelona dan bahkan tim nasional Spanyol, meski masih sangat muda. Konsistensi itulah yang membuat pemain seperti Yamal mencapai level tertinggi lebih cepat.

“Sekarang kita bicara tentang Lamine Yamal, dan saat melihatnya, dia tampil di setiap pertandingan,” kata Poyet.

Lanjut Baca:

“Dia selalu melakukan sesuatu, bahkan ketika membela tim nasional. Jika kamu bisa bermain di level itu secara rutin, maka kamu sudah berada di sana. Estevao punya potensi untuk sampai ke sana, tapi dia harus melakukannya setiap saat,” ujar Poyet menegaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya