Liverpool Kehilangan Keseimbangan Sejak Jual Satu Pemain Ini

Daniel Sturridge menilai Liverpool kehilangan keseimbangan dan intensitas usai menjual Luis Diaz ke Bayern Munich, serta mengkritik keputusan Arne Slot tak memainkan Florian Wirtz.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 07 Oktober 2025, 05:28 WIB
Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak (tengah), terlihat dari bangku cadangan saat ia duduk di samping penyerang Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah (kiri), dan gelandang Liverpool asal Argentina #10, Alexis Mac Allister (kanan), selama pertandingan putaran pertama Liga Champions antara Galatasaray (TUR) dan Liverpool (INGGRIS) di Ali Sami Yen Spor Kompleksi di Istanbul pada 17 September 2025. (Yasin AKGUL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool tengah mengalami masa sulit dengan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi, termasuk kekalahan 1-2 di markas Chelsea lewat gol penentu di menit ke-95. Hasil itu membuat mereka kehilangan posisi puncak klasemen Premier League dan menimbulkan tanda tanya besar atas strategi Arne Slot.

Mantan striker The Reds, Daniel Sturridge, menilai penurunan performa ini tak lepas dari keputusan menjual Luis Diaz ke Bayern Munchen pada musim panas lalu. Ia menyebut kepergian pemain asal Kolombia itu membuat lini depan Liverpool kehilangan keseimbangan dan intensitas dalam menekan lawan.

“Luis Diaz adalah kehilangan besar,” ujar Sturridge kepada Sky Sports. “Dia pemain yang memulai pressing di lini depan. Ketika Anda lihat Liverpool tahun lalu, Diaz membawa semangat dan ketenangan yang kini hilang.”

 

Kritik untuk Arne Slot dan Peran Wirtz

Playmaker Liverpool, Florian Wirtz (AP Photo/Jon Super)

Menurut Sturridge, Diaz bukan hanya memberi daya dobrak, tetapi juga mau berkorban untuk keseimbangan tim. “Dia tak hanya menyerang, tapi juga membantu bertahan. Sekarang, siapa yang akan melakukan itu? Dalam trio penyerang, harus ada satu pemain yang tak terlalu mengejar statistik. Saat ini, saya rasa Slot belum tahu siapa yang akan mengambil peran itu,” katanya.

Selain menyoroti absennya Diaz, Sturridge juga mengkritik keputusan Slot yang tidak menurunkan Florian Wirtz sejak awal laga melawan Chelsea. Ia menilai gelandang asal Jerman itu bisa memberikan kreativitas yang dibutuhkan dalam pertandingan besar.

“Wirtz adalah pemain yang bisa menciptakan sesuatu, memegang bola, menggerakkan permainan, dan mungkin memenangkan tendangan bebas,” lanjut Sturridge. “Szoboszlai memberi tenaga dan pressing, tapi Wirtz dibeli untuk momen seperti ini, kualitasnya luar biasa.”


Slot Didesak Perbaiki Keseimbangan Serangan

Pemain Bayern Munchen, Luis Diaz, merayakan golnya dengan selebrasi unik khas Diogo Jota, rekan setimnya di Liverpool, dalam kemenangan atas VfB Stuttgart di pertandingan Piala Super Jerman 2025 yang berlangsung di Stuttgart, Minggu (17/8/2025) dini hari WIB. (THOMAS KIENZLE / AFP)

Kekalahan dari Chelsea memperpanjang tren negatif Liverpool setelah sebelumnya tumbang dari Crystal Palace lewat skenario serupa. Padahal, klub ini telah menggelontorkan 450 juta pounds pada bursa transfer musim panas untuk membangun skuad yang lebih segar.

Kini, Slot dihadapkan pada tantangan menemukan kombinasi ideal di lini depan, perpaduan antara produktivitas dan kerja keras tanpa bola. Sturridge menilai keseimbangan ini sangat penting agar sistem pressing Liverpool kembali efektif.

Setelah jeda internasional, Liverpool akan menjamu Manchester United di Anfield pada 19 Oktober. Laga tersebut akan menjadi ujian besar bagi Slot untuk membuktikan kemampuannya membenahi arah permainan tim dan mengembalikan kepercayaan publik Anfield.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya