Liputan6.com, Jakarta - Penyerang bintang asal Brasil Neymar Jr tengah berkejaran dengan waktu menuju Piala Dunia 2026. Saat ini, sosok berusia 33 tahun tersebut tengah menghadapi cederanya yang ketiga sepanjang tahun 2025 ini.
Salah satu legenda Negeri Samba yang juga memenangi Piala Dunia 1970 Tostao menyebut bahwa seluruh pemain Brasil, termasuk sang kapten Neymar mesti memastikan diri bahwa mereka siap berlaga di turnamen sepak bola terbesar itu.
Advertisement
“Bahkan bintang-bintang (sepak bola Brasil) pun harus membuktikan bahwa mereka layak. Waktu terus berjalan (untuk Neymar),” ujar Tostao.
Kepulangan Neymar ke Santos pada akhir Januari tahun ini dianggap tak dapat memenuhi ekspektasi. Ia lebih banyak disorot melalui aksinya di luar lapangan dibanding menunjukkan performa gemilang bersama tim.
Neymar juga masih diragukan tampil pada jeda internasional bulan November mendatang. Dalam skenario terburuk, ia hanya punya dua pertandingan pada jeda internasional Maret 2026 untuk dapat yakinkan Carlo Ancelotti membawanya ke Piala Dunia.
Piala Dunia Butuh Kerja Sama Tim
Legenda Timnas Brasil lainnya Cafu juga menyoroti peluang Neymar untuk tampil di Piala Dunia 2026. Meski merupakan sosok besar dalam skuad Selecao, ia mengatakan bahwa trofi bergengsi itu hanya bisa diraih oleh tim yang utuh.
"Selama 15 tahun, Neymar adalah bintang Brasil yang tak terbantahkan. Ia memikul harapan dan tanggung jawab yang sangat besar," jelas Cafu. "Tapi tidak ada yang memenangkan Piala Dunia sendirian. Menaruh semua harapan padanya saat ini sulit karena dia sendiri kesulitan untuk bermain tiga pertandingan berturut-turut."
Neymar sendiri belum pernah bermain bersama Timnas Brasil di bawah asuhan Ancelotti. Penampilan terakhirnya berseragam Selecao adalah pada kekalahan 2-0 dari Uruguay bulan Oktober 2023 silam.
Pembuktian di Bulan Juni 2026
Sebagai juru taktik utama Negeri Samba, Carlo Ancelotti tak mempermasalahkan kondisi fisik Neymar saat ini. Menurutnya, sosok eks Barcelona tersebut hanya perlu buktikan kemampuannya di bulan Juni tahun depan, tepat sebelum Piala Dunia bergulir.
"Tujuannya adalah dia harus siap pada bulan Juni. Tidak masalah apakah dia masuk skuad pada bulan Oktober, November, atau Maret," ungkap Don Carlo, sapaan akrab Ancelotti.