AC Milan, Peluang yang Terbuang, dan Pekerjaan Rumah di Lini Depan

AC Milan gagal memanfaatkan peluang emas untuk memutus tren tanpa kemenangan tandang melawan Juventus di ajang Serie A.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 06 Oktober 2025, 12:11 WIB
Penyerang AC Milan asal AS #11, Christian Pulisic, gagal mengeksekusi penalti dalam pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Stadion Allianz, Turin, Senin (6-10-2025) dini hari WIB. (MARCO BERTORELLO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan gagal memanfaatkan peluang emas untuk memutus tren tanpa kemenangan tandang melawan Juventus di ajang Serie A. Bertanding di Allianz Stadium pada pekan ke-6, Rossoneri harus puas bermain imbang 0-0 meski tampil lebih dominan dan menciptakan lebih banyak peluang dibanding sang rival abadi.

Datang ke Turin dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, Milan berharap bisa mencatat kemenangan liga pertamanya di markas Juventus sejak Mei 2023.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Milan tampil agresif dan sempat beberapa kali mengancam lewat Santiago Gimenez yang mendapat dua peluang emas di babak pertama. Namun, penyelesaian akhirnya masih jauh dari harapan. Gimenez kemudian berhasil memancing pelanggaran di kotak penalti pada babak kedua, tapi peluang itu justru terbuang percuma.

Christian Pulisic yang maju sebagai eksekutor penalti malah gagal total. Tendangannya melambung tinggi di atas mistar, membuat para pendukung Milan menahan napas kecewa. Sementara itu, Juventus sempat mengancam lewat Federico Gatti, tetapi Mike Maignan tampil gemilang dengan penyelamatan refleks luar biasa tiga menit setelah jeda.

Drama nyaris terjadi di pengujung laga ketika Luka Modric mengirim umpan matang kepada Rafael Leao. Sayangnya, winger asal Portugal itu gagal menuntaskannya dengan sempurna. Bola sepakan lemahnya mudah diamankan Michele Di Gregorio.

Hasil imbang ini membuat Milan gagal memperpanjang tren positif mereka di Serie A. Rossoneri kini tertahan di bawah Napoli dan AS Roma, tertinggal dua poin jelang jeda internasional.


Maignan Solid, Modric Masih Jadi Maestro

Luka Modric bakal gunakan nomor punggung 14 di AC Milan. (AC Milan)

Mike Maignan kembali menunjukkan kelasnya di bawah mistar. Meski Juventus tak banyak mengancam, kiper asal Prancis itu mencatat salah satu penyelamatan terbaik musim ini saat menggagalkan tendangan voli Gatti dari jarak dekat. Keberaniannya mengontrol area penalti menjadi faktor penting yang menjaga Milan tetap aman dari kebobolan.

Di lini belakang, Fikayo Tomori tampil tenang dan disiplin. Bek asal Inggris itu sukses meredam pergerakan Kenan Yildiz, sementara Matteo Gabbia juga menunjukkan kedewasaan permainan dengan intersepsi tepat waktu dan distribusi bola yang aman. Strahinja Pavlovic menambah soliditas dengan permainan lugas dan hampir mencatatkan assist andai umpan silangnya bisa disambut Gimenez.

Lanjut Baca:

Di sektor tengah, Luka Modric masih menjadi otak permainan. Dengan visi dan akurasi umpannya, pemain asal Kroasia itu mengatur tempo dan menciptakan peluang berbahaya, termasuk umpan kunci untuk Leao di akhir laga. Sementara itu, Youssouf Fofana bekerja tanpa henti dalam memotong aliran bola dan menjaga keseimbangan permainan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya