Barcelona Keok dari Sevilla, Penalti Kontroversial dan Masalah Sistem Tandai Kekalahan Perdana di La Liga

Barcelona menelan kekalahan pertama di La Liga musim ini usai takluk 1-2 dari Sevilla. Penalti kontroversial dan kegagalan eksekusi jadi sorotan utama.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 06 Oktober 2025, 06:26 WIB
Pemain Barcelona, Marcus Rashford (kanan), berupaya melewati pemain Sevilla pada lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (5/10/2025) malam WIB. (CRISTINA QUICLER / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona mengalami kekalahan pertama mereka di La Liga musim ini setelah takluk 1-2 dari Sevilla dalam laga panas di Andalucia. Pertandingan diwarnai keputusan kontroversial ketika Ronald Araujo dijatuhi hukuman penalti pada menit ke-13.

Wasit Alejandro Muniz Ruiz awalnya tidak memberi penalti, namun VAR turun tangan setelah meninjau insiden selama beberapa menit. Tayangan ulang menunjukkan Araujo justru dijatuhkan oleh Isaac Romero, namun keputusan tetap diambil untuk memberi penalti kepada tuan rumah.

Araujo tampak frustrasi dan menanggapi dengan tepuk tangan sarkastik, sementara ekspresi di bangku cadangan Barcelona menggambarkan kebingungan atas keputusan tersebut. Meski demikian, pelatih Hansi Flick menegaskan kekalahan bukan semata karena penalti tersebut.


Kesempatan Terbuang dan Lini Belakang yang Rapuh

Para pemain Sevilla bereaksi setelah striker Barcelona, Robert Lewandowski, gagal mencetak gol via penalti pada lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (5/10/2025) malam WIB. (CRISTINA QUICLER / AFP)

Barcelona sebenarnya memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan, namun sejumlah kesempatan emas terbuang percuma. Robert Lewandowski gagal memanfaatkan penalti, sementara Roony Bardghji juga menyia-nyiakan peluang untuk mencetak gol perdananya.

Kiper Wojciech Szczesny tampil gemilang dan mencegah kebobolan lebih banyak di babak pertama. Namun, kelemahan di lini belakang kembali menjadi sorotan ketika Sevilla berhasil memanfaatkan ruang kosong di pertahanan tinggi Barca.

Sevilla akhirnya mencetak dua gol tambahan di babak kedua, memastikan kemenangan pertama mereka atas Barcelona dalam 10 tahun sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan sang juara bertahan.


Flick di Bawah Tekanan, Sistem Dipertanyakan

Bek Sevilla asal Spanyol #02, Jose Angel Carmona, merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan Liga Spanyol antara Sevilla FC dan FC Barcelona di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, pada 5 Oktober 2025. (CRISTINA QUICLER/AFP)

Kekalahan ini datang hanya beberapa hari setelah Barcelona kalah di Liga Champions, menambah tekanan pada Flick. Pelatih asal Jerman itu kini dihadapkan pada periode sulit, dengan jadwal berat menghadapi Girona, Olympiacos, dan Real Madrid setelah jeda internasional.

Flick menolak menyalahkan sistem permainannya yang menggunakan garis pertahanan tinggi, meski pola itu kembali diekspos oleh lawan. Ia menegaskan timnya hanya butuh perbaikan eksekusi dan konsentrasi di momen krusial.

Satu-satunya kabar positif datang dari Marcus Rashford yang kembali mencetak gol. Meski masih ada keraguan soal masa depannya di Barcelona, performa Rashford menjadi secercah harapan di tengah pekan sulit bagi Blaugrana.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya