Thomas Tuchel Jelaskan Alasan Jude Bellingham Absen dari Skuad Timnas Inggris

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, akhirnya buka suara soal keputusan mengejutkan tidak memanggil Jude Bellingham untuk dua laga internasional kontra Wales dan Latvia.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 03 Oktober 2025, 22:54 WIB
Pemain Timnas Inggris, Jude Bellingham, tampak kecewa dengan kekalahan dari Yunani dalam duel lanjutan Grup F UEFA Nations League B 2024/2025. (John Walton/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, akhirnya buka suara soal keputusan mengejutkan tidak memanggil Jude Bellingham untuk dua laga internasional kontra Wales dan Latvia.

Menurutnya, gelandang Real Madrid itu masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan “ritme” permainan usai pulih dari cedera bahu.

Bellingham, yang baru saja kembali merumput bersama Madrid, belum pernah tampil penuh selama 90 menit musim ini. Ia sempat bermain 70 menit saat Madrid kalah 2-5 dari Atletico, namun hanya turun 10 menit ketika Los Blancos menggilas Kairat 5-0 di Liga Champions.

Tuchel menyebut kondisi itu membuatnya belum yakin untuk kembali menurunkan sang bintang ke level internasional.

“Jude ingin sekali bergabung dengan tim, kami sudah berbicara lewat telepon. Tapi faktanya, ia belum menuntaskan satu pertandingan penuh. Ia masih butuh waktu untuk benar-benar menemukan ritme,” ujar Tuchel dalam konferensi pers pengumuman skuad, Jumat (3/10).


Penjelasan Tuchel

Gelandang Inggris #10, Jude Bellingham, merayakan gol kedua bagi timnya dalam pertandingan persahabatan internasional antara Inggris dan Senegal di stadion City Ground, Nottingham, pada 10 Juni 2025. Gol tersebut dianulir karena terjadi handball. (Paul ELLIS/AFP)

Selain Bellingham, nama besar lain yang juga absen adalah Phil Foden dan Jack Grealish. Meski keduanya tampil cukup impresif di awal musim, Tuchel menegaskan keputusannya murni teknis, bukan karena ada masalah personal.

“Tidak ada konflik sama sekali. Mereka pemain hebat, tapi saya juga harus memberi kesempatan kepada pemain lain seperti Adam Wharton yang tampil luar biasa,” tambahnya.

Tuchel sendiri ingin menjaga konsistensi tim dengan tetap mempertahankan mayoritas pemain yang sukses mencatat kemenangan atas Andorra dan Serbia di jeda internasional sebelumnya. Menurutnya, menjaga kekompakan lebih penting di fase ini.

“Kami sedang membangun stabilitas. Untuk saat ini, grup yang sama akan membantu memperkuat apa yang sudah kami mulai,” jelas pelatih asal Jerman itu.


Pujian Tuchel untuk Bellingham

Jude Bellingham (kiri) dan Harry Kane (kanan), berlari merayakan gol Inggris ke gawang Slovakia pada babak 16 besar Piala Eropa 2024 di Gelsenkirchen, Minggu (30/6/2024). (AP Photo/Ebrahim Noroozi)

Meski tidak dipanggil, Tuchel tetap menegaskan Bellingham adalah salah satu gelandang terbaik dunia. Namun, ia juga menekankan pentingnya menyiapkan opsi lain bila sang pemain andalan kembali absen di momen krusial.

“Apakah Inggris lebih kuat dengan Jude? Ya. Tapi jika dia cedera menjelang Piala Dunia, apa kami hanya bisa pasrah? Tentu tidak. Kami harus punya alternatif,” katanya.

Bellingham sendiri baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Inggris 2024/25 berkat performa gemilangnya di Euro 2024, di mana ia mencetak tiga gol dan membawa The Three Lions hingga final sebelum kalah 1-2 dari Spanyol.

Inggris dijadwalkan menghadapi Wales dalam laga uji coba di Wembley pada 9 Oktober, lalu melanjutkan perjalanan ke Latvia untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 14 Oktober mendatang.

Sumber: BBC

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya