Persib Bandung Rombak Skuad, Bojan Hodak Umbar Optimisme di ACL 2

Persib Bandung kembali berlaga di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 dengan skuad yang dirombak total. Pelatih Bojan Hodak optimis Persib bisa bersaing ketat.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 03 Oktober 2025, 21:00 WIB
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung di BRI Super League 2025/26. (Dok. ileague.id)

Liputan6.com, Jakarta - Klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, kembali mengukir sejarah dengan partisipasi kedua beruntunnya di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) untuk musim kompetisi 2025/2026. Keikutsertaan ini menjadi sorotan utama setelah musim sebelumnya langkah Maung Bandung terhenti di fase grup, memicu ekspektasi tinggi dari para penggemar.

Menghadapi tantangan di kancah Asia, pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, telah melakukan perombakan signifikan pada skuadnya. Hampir seluruh pemain asing diganti, meskipun mereka adalah bagian integral dari tim yang berhasil meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2024-2025.

Hodak menyatakan bahwa perubahan ini bertujuan untuk membentuk tim yang lebih kompetitif dan adaptif di level Asia. Dengan 22 pemain baru, ia optimis bahwa Persib akan mampu menunjukkan performa yang lebih baik dan bersaing ketat di grup yang menantang.


Perombakan Skuad Persib untuk ACL 2

Perayaan pemain Persib Bandung usai mengalahkan Bangkok United di laga AFC Champions League Two. (dok.Persib)

Bojan Hodak dengan tegas menyatakan bahwa Persib telah melakukan perombakan besar-besaran demi menghadapi turnamen klub level Asia ini. Perubahan tersebut mencakup hampir semua pemain asing yang sebelumnya menjadi pilar tim, meskipun mereka baru saja mengantarkan Persib meraih gelar juara Indonesia.

Pelatih asal Kroasia itu mengungkapkan bahwa ada 22 pemain yang diubah dari skuad musim lalu, menjadikannya sebuah tim yang benar-benar baru dan berbeda. "Dari musim lalu, kami mengubah 22 pemain, ini benar-benar berbeda, tim yang baru," ujar Hodak, menyoroti skala perubahan yang terjadi.

Hodak mengakui bahwa tim belum mengeluarkan seluruh potensinya karena banyaknya perubahan pemain yang membuat mereka masih dalam proses saling mengenal. Namun, ia yakin materi pemain baru akan membawa energi segar dan daya saing yang lebih tinggi untuk berkompetisi di level Asia.

Proses adaptasi ini membutuhkan waktu, dan Hodak memperkirakan bahwa enam pertandingan awal Super League 2025-2026 akan menjadi fase krusial bagi seluruh skuad untuk menyatu dan menunjukkan performa terbaiknya.


Tantangan di Grup G dan Optimisme Bojan Hodak

Aksi penyerang Persib Bandung, Andrew Jung, pada laga melawan Bangkok United di AFC Champions League Two 2025/2026 - Dok. Persib Bandung

Dalam undian AFC Champions League Two, Persib Bandung tergabung dalam Grup G yang cukup menantang. Mereka akan bersaing dengan tim-tim kuat seperti Bangkok United dari Thailand, Lion City Sailors dari Singapura, dan Selangor FC dari Malaysia.

Lanjut Baca:

Bojan Hodak menilai bahwa semua tim di grup ini memiliki kualitas yang tidak bisa diremehkan. "Semua tim di grup kami itu bagus, tapi saya yakin di grup ini kami bisa mengalahkan satu sama lain," kata Hodak, menunjukkan kepercayaan dirinya. Optimisme Hodak didasari oleh keyakinannya pada proses adaptasi para pemain dan kolektivitas tim. Ia percaya bahwa dengan kehadiran pemain seperti Thom Haye dan rekan-rekannya, Persib bisa tampil lebih kompetitif dibandingkan musim lalu. Keyakinan ini semakin diperkuat dengan keberhasilan Persib meraih kemenangan penting di ACL 2, yakni mengalahkan Bangkok United dengan skor 0-2. Hasil ini menjadi modal berharga dan bukti awal bahwa tim baru ini memiliki potensi besar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya