6 Fakta Film Janur Ireng Tayang di Bioskop 24 Desember 2025, Manoj Punjabi Bongkar Bagian Tersulit

Produser Manoj Punjabi umumkan tanggal rilis Janur Ireng karya sineas Kimo Stamboel yakni 24 Desember 2025 di bioskop. Film ini dibintangi Rio Dewanto.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 03 Oktober 2025, 14:30 WIB
Produser Manoj Punjabi umumkan tanggal rilis Janur Ireng karya sineas Kimo Stamboel yakni 24 Desember 2025 di bioskop. Film ini dibintangi Rio Dewanto. (Foto: Dok. MD Pictures)

Liputan6.com, Jakarta Produser Manoj Punjabi akhirnya mengumumkan tanggal tayang salah satu film horor paling diantisipasi tahun ini, Janur Ireng. Film karya sutradara Kimo Stamboel itu menghantui bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2025.

“Lebaran dan Desember adalah golden date. Mau minta tanggal itu, request Desember atau Lebaran boleh tapi, akhirnya yang menentukan pihak exhibitor (bioskop -red),” kata Manoj Punjabi di MD Place Jakarta, pekan ini.

Film Janur Ireng diperkuat barisan bintang kondang dari Rio Dewanto, Tora Sudiro hingga aktor peraih 2 Piala Citra, Marthino Lio. Ia ditempatkan sebagai prekuel Sewu Dino, yang sukses mendulang 4,8 jutaan penonton.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 fakta Janur Ireng. Jangan lupa, film ini dibekali tata suara Dolby Atmos untuk memaksimalkan pengalaman sinematik para penonton selama di bioskop.

 


1. Memasuki Tahap Finalisasi

Kimo Stamboel dan Manoj Punjabi. (Foto: Dok. Instagram @manojpunjabimd)

Banyak yang bertanya sudah sejauh mana proses produksi film Janur Ireng hingga pihak MD Pictures berani mengumumkan tanggal rilis di bioskop. Kimo Stamboel membocorkan, syuting telah selesai dan editing pun beres.

“Sudah tahap finalisasi. Kita sudah editing, sudah lock semua. Lagi dikerjakan visual effects-nya. Sound lagi dikerjakan, scoring juga lagi dikerjakan. Insyaallah enggak lama lagi akan selesai, lock dan bisa di-preview,” urainya.

 


2. Bagian Tersulit Janur Ireng

Manoj Punjabi. (Foto: Dok. Instagram @manojpunjabimd)

 

Sewu Dino menjadi film Indonesa terlaris 2023 dengan jumlah penonton mencapai 4,89 juta. Untuk menanti prekuelnya publik harus menunggu 2,5 tahun. Manoj Punjabi mengakui, bikin sekuel atau prekuel memang tak segampang itu. Bagian tersulitnya adalah skenario.

“Skripnya dulu. Ini terkait harapan banyak orang. Saya tahu, kunci sukses di buku, skenario itu penting. Tantangan kami di sini, skrip mau ambil angle yang mana. Sewu Dino sudah ada ekspektasi dan fanbase. Kita mau lari seberapa jauh dari buku,” ujar Manoj Punjabi.

 


3. 60 Persen Drama, 40 Persen Horor

Film Janur Ireng. (Foto: Dok. Instagram @manojpunjabimd)

Kimo Stamboel membenarkan pernyataan Manoj Punjabi. Tak mudah mengalihwahanakan buku menjadi gambar bergerak lalu memuaskan semua pihak. Di sisi lain, horor ala MD Picures selalu dibangun lewat fondasi drama. Komposisi drama dan horor harus pas.

Lanjut Baca:

“Sekitar 60 persen drama. Horornya, pas, enggak berlebihan,” Kimo Stamboel menjanjikan. “Cara bikinnya sangat stylish sekaligus sophisticated. Tapi, dar der dor, enggak ada waktu untuk (penonton) napas istilahnya,” Manoj Punjabi menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya