Rooney dan Carragher Kompak Desak MU Depak Ruben Amorim, Hasil Buruk Jadi Sorotan

Wayne Rooney dan Jamie Carragher kompak menyerukan agar Manchester United segera mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim. Pasalnya, performa Setan Merah di bawah asuhan pelatih asal Portugal itu terus terpuruk tanpa tanda-tanda perbaikan.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 01 Oktober 2025, 05:15 WIB
Manajer Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi di kursinya selama pertandingan Premier League antara Brentford dan Manchester United di Stadion Komunitas Gtech, London, pada Sabtu (27/9/2025). (JUSTIN TALLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Wayne Rooney dan Jamie Carragher kompak menyerukan agar Manchester United segera mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim. Pasalnya, performa Setan Merah di bawah asuhan pelatih asal Portugal itu terus terpuruk tanpa tanda-tanda perbaikan.

Sejak ditunjuk pada November lalu, Amorim hanya mencatat 18 kemenangan dari 49 pertandingan. Musim lalu, United finis di posisi ke-15 Premier League dan gagal meraih trofi setelah kalah di final Liga Europa.

Situasi tidak membaik musim ini, dengan MU tercecer di urutan ke-14 klasemen setelah hanya mengoleksi dua kemenangan dari enam laga, ditambah kekalahan memalukan di Carabao Cup dari tim League Two, Grimsby Town.

Kekalahan 1-3 dari Brentford akhir pekan lalu semakin memperburuk catatan Amorim, yang sejauh ini tak pernah mampu membawa MU meraih kemenangan beruntun di liga.

Padahal, manajemen sudah menggelontorkan dana lebih dari £200 juta untuk mendatangkan tiga penyerang baru di bursa transfer musim panas.


Penilaian Carragher

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyeka wajahnya dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (04/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/John Walton)

Carragher menilai sistem taktik Amorim tidak cocok dengan karakter Manchester United.

“Apa yang ia lakukan di Sporting Lisbon memang luar biasa, tapi sistemnya tidak sesuai dengan tradisi klub ini,” kata mantan bek Liverpool itu di acara Monday Night Football.

Ia menambahkan, “Semakin cepat MU mengambil keputusan, semakin baik untuk semua pihak. Ini sudah menjadi bencana, baik bagi klub maupun Amorim sendiri.”


Emosi Rooney

Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi di pinggir lapangan saat pertandingan Premier League antara Manchester United dan Burnley di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu, 30 Agustus 2025. (Martin Rickett/PA via AP)

Sementara itu, Rooney memberikan pandangan lebih emosional. Legenda United yang kini menjadi pundit itu mengaku kehilangan kepercayaan pada Amorim.

“Ini bukan Manchester United yang saya kenal. Saya berharap dia bisa membalikkan keadaan, tapi jujur saja, saya tidak melihat tanda-tanda itu. Perubahan besar harus dilakukan, entah itu manajer, pemain, atau keduanya,” ujar Rooney dalam The Wayne Rooney Show.

Laga kontra Sunderland akhir pekan ini diprediksi menjadi penentu nasib Amorim. Dengan jeda internasional dua pekan menanti, hasil buruk melawan tim promosi tersebut bisa menjadi akhir dari masa jabatannya di Old Trafford.

Momentum itu juga berpotensi dimanfaatkan Ineos, pemilik saham mayoritas klub, untuk menyiapkan pengganti.

Sumber: Monday Night Football, The Wayne Rooney Show


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya