Prabowo Beri Bintang Jasa Utama RI ke Investor dan Pengusaha AS Ray Dalio

Dalam pertemuan itu, Prabowo membahas soal pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, AS dengan Ray Dalio.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 30 September 2025, 16:25 WIB
Pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio saat berada di Nusa Dua, Bali, untuk menghadiri Forum Indonesia Afrika Kedua. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto mengundang investor dan pengusaha Amerika Serikat (AS), Ray Dalio untuk membahas sejumlah hal sambil makan siang bersama di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/9/2025). Usai pertemuan, Prabowo menganugerahi Bintang Tanda Jasa Utama RI untuk Ray Dalio.

"Sesudah bincang-bincang, Bapak Presiden juga mengundang Ray Dalio untuk makan siang bersama. Dan di akhir acara Bapak Presiden memberikan apresiasi kepada Ray Dalio dalam bentuk penganugerahan bintang tanda jasa utama dari Republik Indonesia," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, kepada wartawan usai mendampingi Prabowo dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/9/2025).

BACA JUGA: Usai Gibran, Giliran Prabowo Kunjungi Gorontalo, Ada Apa?

Prabowo Ulas Kembali Pidato di Sidang Majelis Umum PBB

Dalam pertemuan itu, Prabowo membahas soal pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, AS dengan Ray Dalio. Prabowo juga menjelaskan soal situasi geopolitik dunia dan program-program kerjanya yang sudah berjalan selama 11 bulan.

"Kemudian membahas terkait dengan situasi geopolitik global dan juga Bapak Presiden menjelaskan program-program yang telah dijalankan di dalam 10 sampai 11 bulan kemarin," ujar Airlangga.

Prabowo Bicara Program Pemberantasan Korupsi hingga Penyelamatan Kekayaan Negara

Airlangga menuturkan Prabowo juga menyampaikan program-program pemberantasan korupsi dan penyelematan kekayaan negara, mulai dari kelapa sawit hingga tambang. Lantas, Ray Dalio memberikan komentar atas program-program pemerintahan Prabowo.

"Bapak Presiden menyampaikan termasuk beberapa hal terkait program-program beliau yang berupaya untuk memberantas korupsi. Dan beberapa hal yang terkait dengan kasus di Kelapa Sawit di mana beliau juga menyampaikan hampir 4 juta hektare berhasil untuk diselamatkan," tutur dia.

"Demikian pula yang terkait dengan tambang-tambang, baik itu batu bara maupun tambang yang terkait dengan tanah jarang," sambung Airlangga.

Ray Dalio Masih Jabat Dewan Pengarah BPI Danantara

Saat ditanya apakah Ray Dalio masih menjabat Dewan Pengarah BPI Danantara, Airlangga tak menampiknya. Dia menyebut Ray Dalio hadir dalam acara Danantara di Istana.

"Tadi beliau hadir di acara Danantara," ucap Airlangga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya