Liputan6.com, Jakarta Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, tidak ada ruang bagi siapa pun yang terlibat membekingi peredaran narkoba, termasuk bila dilakukan oleh anggotanya sendiri.
Hal itu disampaikannya saat memimpin langsung pemusnahan 1,14 ton narkoba hasil sitaan selama tiga bulan terakhir, sejak Juli 2025 sampai September 2025.
Advertisement
"Kita tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas anggota yang melanggar ataupun diduga melakukan beking terhadap peredaran narkoba," kata Asep saat konferensi pers, di Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Dia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif melapor jika mengetahui ada anggota Polda Metro Jaya yang terlibat dalam peredaran narkoba.
"Untuk menginformasikan di mana, daerah mana, kira-kira ada anggota saya yang melakukan pembekingan seperti pertanyaan tadi. Kita tidak akan segan-segan untuk menindak tegas," ujar dia.
3 Strategi
Untuk menutup ruang gerak sindikat narkoba di kampung-kampung rawan narkoba, Asep menjelaskan Polda Metro Jaya telah menyiapkan tiga strategi.
Pertama, pembentukan 28 kampung tangguh anti-narkoba. Kedua, patroli intensif di lokasi yang terindikasi sebagai kampung narkoba.
"Kita akan melakukan patroli yang intensif kepada daerah-daerah yang diduga ataupun daerah-daerah kampung narkoba yang kita deteksi yang tentunya kita akan fokus mengerahkan semua personil untuk secara rutin kontinu melaksanakan patroli di sekitar tersebur agar peredaran narkoba tidak semakin berkembang," ujar dia.
Penegakan Hukum Dilakukan
Terakhir, kata dia melalui penegakan hukum atau langkah represif. Dia membeberkan selama tiga bulan terakhir berhasil menyita 1,14 ton narkoba pelbagai jenis.
Tak cuma itu, sebanyak 2.318 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dari jumlah itu, ada 6 orang produsen, 1 bandar, 769 pengedar, dan sisanya 1.542 pemakai diarahkan menjalani program rehabilitasi.
"Kita sudah menangkap beberapa pelaku baik bandar yang skalanya besar ataupun yang sedang yang tentunya akan kita proses lanjut sampai ke proses persidangan," tandas dia.