Chelsea Pertahankan Dukungan untuk Enzo Maresca Meski Terpuruk

Chelsea kembali menjadi sorotan setelah menelan kekalahan 1-3 dari Brighton di Stamford Bridge pada lanjutan Premier League, Sabtu (27/9). Hasil itu menambah deretan performa buruk The Blues sekaligus menimbulkan tekanan baru bagi sang pelatih, Enzo Maresca.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 29 September 2025, 23:05 WIB
Manajer Chelsea, Enzo Maresca, berjalan memasuki lapangan jelang final Piala Dunia Antarklub melawan PSG di East Rutherford, New Jersey, Senin, 14 Juli 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Liputan6.com, Jakarta Chelsea kembali menjadi sorotan setelah menelan kekalahan 1-3 dari Brighton di Stamford Bridge pada lanjutan Premier League, Sabtu (27/9). Hasil itu menambah deretan performa buruk The Blues sekaligus menimbulkan tekanan baru bagi sang pelatih, Enzo Maresca.

Dalam laga tersebut, Chelsea sempat unggul lebih dulu lewat gol Enzo Fernandez di menit ke-24. Namun, situasi berbalik usai Trevoh Chalobah diganjar kartu merah pada menit ke-53.

Bermain dengan 10 pemain, tim London Barat tak kuasa menahan serangan Brighton. Danny Welbeck mencetak dua gol, disusul Maxime De Cuyper yang memastikan kemenangan tim tamu.

Kekalahan ini membuat Chelsea gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir Premier League, setelah sebelumnya ditundukkan Manchester United dan hanya bermain imbang kontra Brentford. Posisi mereka kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara, terpaut tujuh poin dari Liverpool di puncak.


Dukungan untuk Maresca

Enzo Maresca dikabarkan Sky Sports telah mencapai kata sepakat dengan Chelsea untuk duduk di kursi manajer. (AFP/Darren Staples)

Meski tekanan dari publik semakin besar, laporan The Telegraph menyebutkan bahwa manajemen Chelsea masih memberikan kepercayaan penuh kepada Maresca.

Behdad Eghbali selaku pemilik bersama, serta jajaran direktur olahraga, diyakini tidak akan mengambil keputusan soal masa depan sang pelatih hingga akhir musim 2025/2026.

Target utama yang dicanangkan tetap konsisten: finis di empat besar liga dan melangkah jauh di ajang piala domestik maupun Eropa.


Sorotan untuk Maresca

Pelatih asal Italia berusia 44 tahun, Enzo Maresca didatangkan Chelsea dari Leicester City untuk mengarungi Premier League musim 2024/2025 menggantikan Roberto De Zerbi. Leicester City sendiri mampu dibawanya kembali ke Premier League pada musim 2024/2025 setelah menjuarai Championship 2023/2024, namun ia lebih memilih menerima tawaran membesut The Blues. (AFP/Getty Images/Grant Halverson)

Maresca sendiri menanggapi kekalahan dari Brighton dengan cukup tenang. “Kami sebenarnya mengontrol jalannya pertandingan di babak pertama. Setelah kartu merah, segalanya berubah total. Bagi saya, seperti ada dua pertandingan berbeda dalam satu laga,” ujarnya.

Pelatih asal Italia itu bukan kali pertama berada dalam sorotan. Musim lalu, Maresca sempat berada di ujung tanduk akibat performa inkonsisten, namun akhirnya berhasil mempersembahkan trofi Europa Conference League serta Piala Dunia Antarklub FIFA.

Chelsea tak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan ini. Tengah pekan nanti, mereka sudah ditunggu laga penting di Liga Champions menghadapi Benfica yang kini ditangani mantan manajer mereka, Jose Mourinho, di Stamford Bridge.

Sumber: The Telegraph


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya