Liputan6.com, Tangerang Selatan Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan Vito A Damay mengungkapkan bahwa obesitas sentral merupakan kondisi yang rentan mengundang penyakit lain. Seperti penyakit jantung, sindrom metabolik, hingga diabetes.
Latihan Fisik
Latihan fisik atau olahraga secara teratur, bisa menaikan masa otot, menurunkan lemak basah menjadi kering, dan terbebas dari diabetes.
Namun, bila mau terbebas dari obesitas pada orang yang sudah terlanjur memiliki komorbid atau penyakit penyerta, maka disarankan pasien untuk lebih dulu konsultasi kepada dokter. Misalnya saja pada pasien jantung yang berjalan saja napas sudah sesak, atau pasien obesitas yang sudah lebih dari 150Kg, tidak bisa disamakan cara menurunkan berat badannya dengan orang biasa.
"Enggak bisa semua orang disamakan untuk memulai sesuatu, mungkin harus dengan pendampingan medis tertentu. Jadi, perlu terapi obat-obatan atau mungkin sampai harus operasi tertentu,"katanya.
Perubahan Gaya Hidup
Vito juga mengatakan, perubahan gaya hidup teratur, mempertahankannya dalam waktu yang lama, bisa melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit. Seperti obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes dan penyakit kronis lainnya.
"Rajin berolahraga, makan tidak berlebih, batasi gula, dan berkolesterol baik, lakukan setiap hari," katanya.
Dengan begitu, ikut membantu pemerintah untuk mengurangi angka obesitas di Indonesia dan risiko penyakit jantung yang masih menjadi angka kematian nomor satu di dunia.