Merayakan Hasil Bumi Terbaik di Meja Makan

Menghadirkan cita rasa Spanyol dengan sentuhan kontemporer khas Catalan, Restoran Costa bermaksud mendefinisikan ulang pengalaman bersantap premium di Jakarta.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 29 September 2025, 06:00 WIB
Arroz gambas dengan patagonian prawn dan salmoretta merupakan salah satu menu Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Liputan6.com, Jakarta - Merayakan hasil Bumi terbaik, semangat itulah yang dibawa Costa saat membuka pintunya di Jakarta Selatan, awal tahun ini. Menghadirkan cita rasa Spanyol dengan sentuhan kontemporer khas Catalan, restoran ini bermaksud mendefinisikan ulang pengalaman bersantap premium di Ibu Kota.

Dipersembahkan BIKO Group—penggagas di balik Silk Bistro, Fujin Izakaya, dan Acta Brasserie, Restoran Costa mengusung filosofi "Catalan mar i muntanya" alias laut dan pegunungan. Visi ini diterjemahkan ke dalam menu dinamis racikan Chef Ryan Theja, yang setiap sajiannya merupakan penghormatan terhadap kesederhanaan, kejujuran, dan kualitas bahan.

Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (dok. PR)

Maka itu, menu restoran ini selalu berganti mengikuti musim, menonjolkan bahan paling segar dari pasar. "Banyak ambil dari lokal, tapi saya tidak memaksakan (ambil bahan lokal) kalau kualitasnya tidak baik," kata Chef Ryan di Jakarta, Selasa, 23 September 2025.

"Jadi, satu menu bisa saja hanya ada 1─2 minggu, sebelum muncul lagi setelah sekian lama. Pernah ada satu menu hanya ada sekitar dua hari, karena bahannya memang se-limited itu," imbuhnya.

Mengandalkan Bahan Terbaik

Steak tartare yang terdiri dari hashbrown, habanero, dan bluefin tuna, merupakan salah satu menu Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (Liputan6.com/Asnida Riani)

"Kenapa Catalan, karena produk (kuliner) Mediterranean lebih mudah diakses di sini. Inti bumbunya adalah olive oil, tomat, dan garlic," Chef Ryan menambahkan. Seperti kuliner Jepang, sajian Catalan, sebutnya, tidak memerlukan teknik memasak yang merepotkan.

"Yang penting good ingredients," sebutnya. "Nggak ada yang complicated, yang penting tahu cara masaknya."

Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (dok. PR)

Saya berkesempatan mencicip sejumlah hidangan, mulai dari makanan pembuka, menu utama, hingga sajian penutup. Appetizer favorit saya adalah hidangan andalan mereka: wagyu tartare di atas hash browns, dilengkapi keju Manchego dan tuna sirip biru dari Bali.

Alih-alih rasa, saya menyukainya karena perpaduan tekstur yang seru. Tuna sirip biru yang tidak amis sama sekali itu terasa "sedikit melawan" saat dikunyah, tidak langsung hilang, sementara hash browns mengelevasi dengan teksturnya yang garing.

Sajian Pedesaan

Woodfired bread yang disajikan dengan dried tomato dan anchovy butter merupakan salah satu menu Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Selanjutnya, ada woodfired bread yang disajikan dengan tomat kering dan anchovy butter. Rotinya garing di luar, sementara bagian dalamnya masih berisi, tidak sepenuhnya kopong. Anchovy butter-nya saya pikir akan asin secara mencolok, tapi rasanya ternyata tipis, ditambah sentuhan creamy yang nikmat.

Itu disajikan bersama salah satu menu favorit saya hari itu: calamares al ajillo, dengan loligo squid, salsa tinta, dan kasmiri chili. Meski warnanya lebih bold dari hidangan sebelumnya, rasanya tetap tidak terlalu mengagetkan lidah. Cita rasa bumbunya muncul bergantian selama dikunyah, dengan sedikit pedas, asin, dan agak manis.

Calamares al ajillo yang terdiri dari loligo squid, salsa tinta, dan kashmiri chili merupakan salah satu menu Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Yang tentu mencuri hati─atau dalam hal ini lidah secara harfiah─adalah tesktur cuminya yang kenyal, tidak alot sama sekali. Kombinasi keduanya membangkitkan nuansa santapan Catalan pedesaan dengan bahan sederhana yang ditingkatkan jadi gigitan tidak terlupakan.

Cakupan Menu yang Luas

Alaskan halibut dengan oyster aioli sauce dan heirloom tomato merupakan salah satu menu Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Sajian lainnnya yang tidak kalah menarik adalah alaskan halibut dengan oyster aioli sauce dan heirloom tomato. Daging ikannya manis alami, sedikit asin, dengan tekstur renyah di bagian kulit yang dipanggang. Daging ikannya agak kering, namun tenang, karena sausnya yang creamy menolong.

Hingga akhirnya saya sampai pada makanan penutup. Melihat cokelat disajikan, sebagai orang yang tidak terlalu suka cokelat, saya sempat skeptis. Namun, gigitan pertamanya berhasil membuat saya bergumam, "Hmmm."

Abinao chocolate merupakan salah satu menu dessert Costa, restoran bercita rasa Catalan di Jakarta. (Liputan6.com/Asnida Riani)

Namanya abinao chocolate yang disajikan dengan minyak zaitun dan sea salt. Cokelat yang rasanya pekat itu diimbangi dengan cermat oleh sedikit pahit dari minyak zaitun, serta asin garam, yang butirannya sekaligus memberi tekstur tambahan.

Cakupan menu yang luas, sebut Chef Ryan, membuat hidangan Costa bisa dinikmati siapa pun. Keluarga dapat berkumpul dengan hidangan untuk berbagi, para eksekutif bisa menikmati makan siang bisnis yang elegan, sementara sahabat dapat bersantai di bar dengan kudangan spesial.

Infografis Sejarah Michelin Guide, Pengakuan Bergengsi di Dunia Kuliner. (Liputan6.com/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya