Tragedi Desak-desakan di Kampanye Politik India, 36 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

Pihak keamanan langsung melarikan korban berdesakan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 28 September 2025, 09:06 WIB
Ilustrasi jenazah.

Liputan6.com, New Delhi - Sedikitnya 36 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam insiden desak-desakan saat sebuah rapat umum politik di Tamil Nadu, India selatan.

Tragedi ini terjadi pada Sabtu (27/9/2025) di distrik Karur, ketika puluhan ribu orang berkumpul untuk menghadiri kampanye politik dari aktor sekaligus politisi ternama, Vijay.

Menurut laporan media lokal, acara tersebut sempat tertunda beberapa jam, sehingga membuat kerumunan semakin padat. Tayangan televisi memperlihatkan suasana kacau saat banyak orang pingsan di tengah kerumunan.

Menteri negara bagian, Senthil Balaji, mengonfirmasi jumlah korban jiwa dan menyebut lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka, dikutip dari laman BBC, Minggu (28/9).

Menteri Kesehatan Tamil Nadu, Ma Subramanian, menambahkan bahwa korban tewas terdiri atas sedikitnya 16 perempuan, sembilan laki-laki, dan enam anak-anak.

Kepala Menteri Tamil Nadu, MK Stalin, mengatakan sejumlah korban sempat dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan akibat berdesakan. Ia juga meminta bantuan tenaga medis dari distrik sekitar untuk memperkuat penanganan darurat.

Pemerintah negara bagian berjanji memberikan santunan sebesar satu juta rupee (sekitar Rp185 juta) bagi keluarga korban, serta melakukan penyelidikan atas tragedi tersebut.

 

Tangisan Keluarga Korban

Ilustrasi bendera India. (Unsplash/Aniyora J)

Suasana duka menyelimuti keluarga yang kehilangan anggota tercinta. Seorang pria yang keluarganya hadir dalam acara itu menceritakan kesedihannya kepada kantor berita ANI.

“Dua anak saudara laki-laki saya ada di sana.

Anak sulung meninggal dunia, sementara yang bungsu hilang. Kakak ipar saya kini di ICU. Apa yang harus saya lakukan?” ucapnya lirih.

Dalam pernyataan daring, Vijay mengaku hatinya hancur mendengar kabar tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta doa bagi yang masih menjalani perawatan.“Saya merasakan rasa sakit dan duka yang tak tertahankan dan tak terlukiskan,” tulisnya.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, juga turut menyampaikan keprihatinannya melalui X. Ia menyebut peristiwa itu “sangat disayangkan dan menyedihkan”.

Tragedi yang Berulang

Kecelakaan akibat kerumunan besar bukanlah hal asing di India. Tahun ini saja, beberapa insiden serupa sudah terjadi, termasuk saat festival keagamaan Kumbh Mela maupun di luar stadion kriket.

Tragedi di Tamil Nadu ini kembali menyoroti lemahnya pengelolaan kerumunan besar di India, yang kerap menelan banyak korban jiwa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya