Mardiono Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua Umum PPP di Muktamar X

Muhammad Mardiono disebut secara aklamasi menjadi ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat Muktamar X yang berjalan sore hingga malam hari ini.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 27 September 2025, 22:40 WIB
Muhammad Mardiono disebut secara aklamasi menjadi ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Foto: Liputan6.com/Radityo Priyasmoro).

Liputan6.com, Jakarta Muhammad Mardiono disebut secara aklamasi menjadi ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat Muktamar X yang berjalan sore hingga malam hari ini.

Menurut Pimpinan Sidang Muktamar X PPP, Amir Uskara, para peserta muktamar alias muktamirin, mayoritas dari dewan perwakilan wilayah (DPW) satu suara menyetujui nama Mardiono sebagai ketua umum PPP definitif.

"Pertama saya ingin menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono atas terpilihnya secara aklamasi dalam muktamar ke-X (PPP) yang baru saja kami ketuk palunya," kata Amir saat jumpa pers di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Amir menjelaskan, prosesnya memang tidak sederhana. Dia mengakui sempat ada dinamika. Namun ketika meminta persetujuan dukungan, mereka kompak mendukung Mardiono.

"Pasal 11 tatib muktamar itu sudah dijelaskan bahwa pada pemilihan, (calon) Ketua Umum harus dihadiri secara fisik oleh para peserta muktamar dan setelah itu saya bacakan, saya langsung meminta kesepakatan dari seluruh peserta muktamar, apakah setuju karena (calonnya) sudah hadir? apakah setuju untuk kita aklamasi Pak Mardiono? ternyata mereka setuju! dan saya ketuk palu," jelas Amir.

 

Total Suara

Amir mencatat, total ada 28 + 2 DPW yang akhirnya mendukung Mardiono. Berdasarkan aturan, sambung Amin, total 30 DPW sudah menjadi validasi aklamasi.

"Alhamdulilah, ada 30 Ketua DPW yang tadi juga hadir dalam ruang sidang, dan Insya Allah kami sudah sepakat dengan seluruh DPW bahwa tadi memang kita sudah ketuk palu dan menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono yang terpilih secara aklamasi dan kita berikan kesempatan untuk menyusun kepengurusan bersama 8 formatur yang sudah terbentuk, yaitu 5 dari DPW dan 3 dari DPP mendampingi Mardiono," beber Amir.

 

Mardiono Ucapkan Terima Kasih

Merespons kemenangan aklamasinya, Mardiono mengaku berterima kasih. Dia bersyukur Muktamar X dapat berjalan cepat dan 80 persen muktamirin mengaku setuju mendukungnya.

"Saya sampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah mengikuti sejak proses awal pembukaan hingga terakhir tadi telah diputuskan secara aklamasi. Di belakang saya ini ada para ketua DPW, berikut dengan para ketua cabang dan sekretaris cabang, dan termasuk para pemegang hak kedaulatan, yaitu para muktamirin. Itu hampir 80 persen, semuanya menyetujui untuk kita mengambil langkah-langkah cepat," ujar Mardiono.

DPW PPP Aceh dan Papua Tengah Solid Dukung Mardiono

Sebelumnya, sejumlah pihak yang mewakili Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) mengaku solid mendukung Muhammad Mardiono untuk menjadi ketua umum definitif dari partai berlambang ka'bah tersebut.

“Kami, sebagaimana dari awal, Aceh melihat kemungkinan Bapak Haji Muhamad Mardiono yang luar biasa. Selama ini tidak pernah ketua umum yang saya rasakan selama ini yang seperti beliau, yang betul-betul kerja dengan hati, dengan keikhlasan,” kata Sekretaris DPW PPP Aceh, Ilmiza Saaduddin Djamal di arena Muktamar PPP X, Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Senada, Ketua DPW PPP Papua Tengah, Frenny Anow memastikan, PPP Papua Raya yang terdiri dari Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua dan Papua Selatan, dan Papua Pegunungan secara bulat memberikan dukungan kepada Mardiono untuk menjadi ketua umum definitif.

“Kami di Papua itu nama-nama lain itu kami tidak pernah dengar. Hanya yang mendengar itu hanya Muhamad Mardiono. Karena kenapa? Setelah dia ditunjuk menjadi Ketua Plt, itu dia kunjungi selama kepimpinannya 1,5 tahun. Itu dia keliling di Papua,” kata dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya