Temui Warga Sihaporas, Bane Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Lahan

Bentrok terjadi akibat sengketa lahan adat. Setelah bentrok, warga melaporkan akses jalan menuju ladang mereka diputus.

oleh Tim NewsDiterbitkan 26 September 2025, 10:23 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bane Raja Manalu menemui masyarakat Desa Sihaporas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bane Raja Manalu menemui masyarakat Desa Sihaporas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang menjadi korban kekerasan akibat bentrokan dengan pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Dalam kunjungannya, Bane menyerap aspirasi dan memberikan bantuan bahan pokok.

"Hari ini mereka tidak bisa beraktivitas karena lahan tempat mereka menanam tidak bisa diakses, tanaman dirusak, jalanan diputus, tidak bisa menghasilkan pendapatan untuk kebutuhan hidup,” ujar Bane, Jumat (26/9/2025).

Bentrokan tersebut terjadi pada Senin (22/9/2025) akibat sengketa lahan adat. Setelah bentrok, warga melaporkan akses jalan menuju ladang mereka diputus. Akibatnya, puluhan warga terluka fisik dan psikis, dan belasan kendaraan bermotor milik warga dibakar.

Konflik ini melibatkan masyarakat Adat Sihaporas yang berjuang mempertahankan tanah adat dan area ladang mereka.

"Ini realita yang mereka alami, negara harus hadir di sini, wilayah ini sudah ditempati warga turun temurun,” ungkap Bane.

 

Bane Tegaskan Sejalan dengan Arahan Megawati

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bane Raja Manalu menemui masyarakat Desa Sihaporas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. (Istimewa)

Ketua Lamtoras Sihaporas, Mangitua Ambarita, menjelaskan bahwa Desa Adat Sihaporas memiliki luas 2.000 hektare, namun masyarakat hanya akan menggunakan 500 hektare untuk pertanian dan sisanya dikembalikan menjadi hutan.

"Kami masyarakat Sihaporas yang selalu tertindas, kami berharap ada pihak yang menjembatani kami ke negara untuk mendapatkan solusi,” ujar Mangitua Ambarita.

Menanggapi hal tersebut, Bane mendesak pemerintah untuk segera memberikan solusi konkret demi keadilan dan pelestarian lingkungan hidup. Ia juga menegaskan bahwa perjuangannya sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas V PDI Perjuangan pada Mei 2024.

Dalam rekomendasi tersebut, PDI Perjuangan mendesak pemerintah menghentikan deforestasi dengan moratorium alih fungsi lahan hutan dan mendorong reforestasi. "Negara harus bertindak adil untuk semua anak bangsa. Saya berdiri bersama masyarakat Sihaporas, dan saya yakin PDI Perjuangan juga bersama rakyat,” tegas Bane.

Kunjungan Bane ke Desa Sihaporas didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Maraden Sinaga dan Jonson Sinaga.

 

 

 

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya