Puluhan Siswa di Lampung Timur Diduga Keracunan Usai Santap Roti Program MBG

Mereka diketahui mengalami gejala tidak lama setelah mengonsumsi roti isi sosis keju yang disajikan melalui program MBG.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 27 September 2025, 01:04 WIB
Puluhan siswa di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, mengalami gejala keracunan makanan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (26/9/2025) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan siswa di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, mengalami gejala keracunan makanan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (26/9/2025). Para pelajar dilaporkan mengalami mual, muntah, hingga pusing, sehingga harus mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, sejumlah siswa masih mengenakan seragam olahraga tampak terbaring di ranjang pasien. Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi pun terlihat menyaksikan langsung sejumlah siswa yang mendapat penanganan medis di rumah sakit tersebut.

Beberapa di antaranya terlihat menangis sambil menunggu giliran pemeriksaan. Tenaga medis tampak hilir mudik menangani para korban, sementara guru dan orang tua berusaha menenangkan anak-anak yang diduga keracunan.

Narasi dalam video menyebutkan, kejadian itu menimpa siswa dari lima sekolah di Lampung Timur, yakni SDN 1 Lehan, SMP PGRI 1 Bumi Agung, SDN 3 Sukadana, SD Catur Swako, dan SDN 2 Lehan.

Mereka diketahui mengalami gejala tidak lama setelah mengonsumsi roti isi sosis keju yang disajikan melalui program MBG.

 

Penjelasan Orang Tua Korban

Salah satu orang tua murid SDN 1 Lehan, Husna, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan bahwa putrinya termasuk siswa yang terdampak.

“Ya, anak saya sekolah di situ. Saya tahunya pas jemput, anak-anak yang terduga keracunan sudah dibawa ke puskesmas,” kata Husna saat dikonfirmasi, Jumat (26/9).

Husna menyampaikan, dugaan keracunan muncul setelah siswa menyantap roti isi sosis dari program MBG. Ia mengaku melihat kondisi sosis yang disajikan sudah tidak layak.

“Katanya dari roti isi sosis. Sosisnya sudah busuk lembek, berlendir seperti di video yang beredar,” ungkapnya.

Peristiwa itu disebut tidak hanya menimpa siswa SD, tetapi juga pelajar SMP di wilayah yang sama.

“Di SDN 1 Lehan banyak anak kelas 1 yang kena. Anak saya juga bilang ada dari SMP,” sebutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya