Cerita di Balik Tampilan ala Peri Tasya Farasya di Ultah Brand Kecantikannya

Tasya Farasya tampil memukau dengan busana fairy glam di perayaan ulang tahun MOP yang ke-4.

oleh Naura RizkiawanDiterbitkan 26 September 2025, 02:00 WIB
Penampilan mempesona Tasya Farasya di acara 4 Years of Mother of Pearl: Empowering Beauty. (dok. Instagram @tasyafarasya/https://www.instagram.com/p/DO_VsBEk2XX/?igsh=MTNodmptYW5wbWFjMw==/Naura Rizkiawan)

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan ulang tahun ke-4 MOP (Mother of Pearl) menjadi momen spesial bagi Tasya Farasya, sang pendiri. Untuk pertama kalinya, perayaan itu mengundang teman-teman MOP dan para beauty enthusiasts. Tasya pun muncul dengan dandanan bak peri di kesempatan itu, konsisten dengan tema yang sama yang diusungnya pada 2024.

Pada Rabu malam, 24 September 2025, Tasya menambahkan detail baru pada penampilan bak perinya. Detail itu selaras dengan tema besar perayaan ultah, yakni Fashion-forward fairy: The Future Fairy, sebuah konsep yang menggabungkan sisi fantasi dengan sentuhan modern.

Eleanor Ferrari, fashion stylist sekaligus visual consultant Tasya, menyampaikan kepada Lifestyle Liputan6.com, pada Kamis, 25 September 2025, bahwa perbedaan detail gaya peri Tasya, yakni tanpa memakai sayap, berbeda dari tulisan sebelumnya.

Ia mengatakan, "Karena look ini nggak pakai wing, aku tambahkan detail tulle menjuntai di lengan untuk merepresentasikan fairy wing." Hasilnya, Tasya tampil begitu elegan sekaligus dreamy.

Inspirasi Fairy Look di MOP Anniversary

Tasya Farasya ikut nyanyi bersama Titi DJ di acara MOP Anniversary ke-4. (dok. Liputan6.com/Naura Rizkiawan)

Konsep fairy yang menjadi signature MOP selalu lekat dengan detail pearl, butterfly, dan elemen fantasi. Kali ini, ide itu kembali diangkat dengan gaya yang lebih modern.

"Sebenernya Tasya sendiri dress up dengan fairy look untuk MOP pasti setiap tahun. Karena tahun ini acara pertamanya mengundang teman-teman MOP dan beauty enthusiasts, look-nya dibuat lebih spesial," kata Eleanor.

Pemilihan warna soft pink dengan kilauan Swarovski memberi nuansa glamor yang tidak hanya manis, tapi juga berani. Karakter fairy yang ditampilkan tidak sekadar imajinatif, tetapi juga ditransformasikan menjadi gaya yang modis, relevan, dan fashion-forward. Tidak heran jika penampilan ini menjadi salah satu highlight utama dari malam tersebut.

Detail Dress, Aksesori, dan Headpiece

Tasya Farasya ikut nyanyi bersama Titi DJ di acara MOP Anniversary ke-4. (dok. Liputan6.com/Naura Rizkiawan)

Busana yang dikenakan Tasya merupakan rancangan desainer Lisa Ju dengan detail yang unik. Potongan dress dihiasi layer berbentuk daun, menciptakan siluet yang lembut dan elegan. Detail Swarovski yang menghiasi gaun menambahkan sentuhan glamor yang memantulkan cahaya di setiap gerakan.

Untuk alas kaki, Tasya memilih platform heels Christian Louboutin yang bertabur kristal Swarovski, menyatukan kesan luxury fairy. Tasya menggenapi penampilannya dengan headpiece rancangan Rinaldy Yunardi dipilih karena memiliki keterkaitan khusus dengan identitas MOP.

Eleanor mengatakan, "MOP pernah custom fairy wing di Rinaldy beberapa tahun lalu, kemudian Ko Yungyung sekarang bikin crown-nya dengan bahan yang sama. Jadi dipilih karena inline dengan karakter MOP."

Makeup Dreamy & Hairdo Ethereal

Tasya Farasya di acara MOP Anniversary ke-4. (dok. Liputan6.com/Naura Rizkiawan)

Selain busama detail makeup dan tatanan rambut juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan dreamy look Tasya. Konsep makeup dikerjakan oleh MUA Rhay, yang memilih base eyeshadow pink agar senada dengan warna gaun. Sentuhan ini memberi kesan lembut sekaligus ethereal pada wajah Tasya. Untuk rambut, stylist Bayu menatanya dengan sanggul bernuansa modern. Tata rambut itu berpadu apik dengan mahkota Rinaldy.

Penampilan Tasya di malam itu berbeda dengan gayanya saat menghadiri langsung sidang perdana perceraiannya dengan Ahmad Assegaf di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu, 24 September 2025. Di kesempatan itu, bos jenama makeup Mother of Pearl ini tampil cerah dengan setelan kuning lembut, sementara tas yang ditentengnya adalah Hermes Birkin Himalayan yang langka.

Tas itu ditaksir harganya mencapai Rp 7,5 miliar. Melansir Voila, Kamis, 25 September 2025, seri ini masuk jajaran tas termahal rumah mode Prancis tersebut dan paling diburu para kolektor luxury bag.

Infografis Brand Modest Fashion Lokal. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya