Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat komitmen dalam penggunaan energi bersih dan terbarukan.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki komitmen kuat dalam pembangunan dan penerapan energi bersih dan terbarukan.
Advertisement
"Tercatat, hingga 2024 penggunaan energi baru terbarukan di Jateng telah mencapai 18,55%, dari target 21,32% pada 2025. Tentunya kami sangat mendukung upaya-upaya investasi dan inisiatif pelaku usaha untuk bersama mencapai target ini,” ucap dia dalam keterangannya, Kamis (25/9/2025).
Dukungan Perusahaan terhadap Transisi Energi
Untuk mendorong pencapaian target tersebut, sejumlah perusahaan melakukan langkah nyata. Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia meluncurkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Pabrik Sarihusada Prambanan, Jawa Tengah.
PLTS ini memiliki potensi kapasitas hingga 828 KWP dan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 1.178.838 KWH per tahun, serta ditargetkan mampu mengurangi emisi karbon hingga 934 ton CO2 per tahun.
CEO Danone SN Indonesia Joris Bernard menjelaskan, secara global, Danone memiliki target penggunaan 100% energi listrik terbarukan pada tahun 2030 dan menjadi perusahaan karbon netral di seluruh rantai nilai pada tahun 2050.
"Peluncuran PLTS Atap di Pabrik Sarihusada Prambanan hari ini, menguatkan komitmen Danone Indonesia untuk mendukung target pemerintah dalam pemanfaatan energi baru terbarukan serta menghadirkan produk bernutrisi yang diproduksi secara ramah lingkungan,” kata dia.
Sinergi Pemerintah dan Swasta
Inisiatif Danone SN Indonesia juga mendapat dukungan dari SUN Energy selaku mitra instalasi. Oky Gunawan, Chief of Sales SUN Energy, mengatakan, sebagai mitra dalam inisiatif implementasi PLTS Atap, SUN Energy bangga mendukung langkah Danone SN Indonesia dalam mempercepat dekarbonisasi industri.
"Komitmen ini selaras dengan target bauran energi nasional sekaligus memperlihatkan bagaimana sektor swasta dapat berperan strategis dalam mewujudkan peta jalan transisi energi Indonesia,” ucapnya.
Selain PLTS Atap, Danone SN Indonesia juga telah mengoperasionalkan Boiler Biomassa berbahan baku sekam padi di Pabrik Prambanan yang mampu mengurangi 8.300 ton CO2 per tahun.
Danone Indonesia pun telah menggunakan PLTS Atap di 7 Pabrik AQUA dengan kapasitas 8,12 MWP yang menurunkan emisi hingga 9.123 ton CO2 per tahun.
Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Langkah-langkah ini diharapkan mendukung target pemerintah dalam transisi energi. Joris Bernard menegaskan kembali, langkah strategis Danone SN Indonesia dalam mengimplementasikan PLTS Atap di Pabrik Sarihusada Prambanan bukan hanya mencerminkan komitmen kuat terhadap operasional perusahaan yang berkelanjutan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa transisi menuju energi baru terbarukan dapat berjalan seiring dengan inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
"Kami berharap hal ini dapat mendukung pencapaian target nasional menuju masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.