Kerja Keras Kalahkan Lincoln City, Chelsea Dapat Pelajaran Istimewa!

Enzo Maresca menilai kemenangan Chelsea atas Lincoln di Carabao Cup jadi pengalaman berharga bagi pemain muda, terutama dalam menghadapi tim divisi bawah.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 24 September 2025, 21:29 WIB
Gelandang Chelsea, Facundo Buonanotte, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Lincoln dalam laga babak ketiga Carabao Cup 2025/2026 di LNER Stadium, Rabu (24/9/2025) dini hari WIB. Chelsea lolos ke 16 besar setelah menang 2-1 dalam laga ini. (Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Chelsea berhasil melaju ke putaran keempat Carabao Cup usai mengalahkan Lincoln City di LNER Stadium. Namun bagi manajer Enzo Maresca, hasil akhir bukanlah satu-satunya hal penting dari laga ini.

Maresca menekankan bahwa pertandingan melawan tim divisi bawah memberikan pengalaman baru yang sangat berarti, khususnya bagi para pemain muda yang belum pernah merasakan atmosfer khas kompetisi piala di Inggris.

Dengan kemenangan ini, Chelsea memastikan langkah mereka tetap terjaga di kompetisi domestik, sekaligus mendapat pelajaran berharga menghadapi tantangan berbeda dari biasanya.


Pertandingan Berat di Markas Lincoln

Duel antarpemain di laga Lincoln City vs Chelsea, Carabao Cup 2025/2026 (Official X Chelsea FC)

Chelsea sempat mendapat perlawanan keras dari tuan rumah. Lincoln bahkan unggul lebih dulu di babak pertama, membuat tim tamu harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan.

Gol cepat Tyrique George dan Facundo Buonanotte menjadi penentu kemenangan The Blues, sekaligus memupus harapan tim League One tersebut menciptakan kejutan.

Maresca mengakui laga seperti ini tidak bisa disamakan dengan pertandingan melawan tim papan atas. “Kadang ini soal hasrat, soal memenangkan bola kedua, tapi juga soal pengalaman,” ujarnya.


Pengalaman Pertama bagi Pemain Muda

Duel antarpemain di laga Lincoln City vs Chelsea, Carabao Cup 2025/2026 (Official X Chelsea FC)

Sejumlah pemain muda Chelsea, termasuk Jamie Gittens dan Jorrel Hato, mendapat kesempatan turun sejak awal. Menurut Maresca, ini menjadi pengalaman pertama mereka menghadapi tim dengan gaya permainan khas divisi bawah.

“Gittens belum pernah bermain melawan tim League One dalam pertandingan seperti ini. Jorrel juga belum pernah. Dalam laga seperti ini, cara bermain berbeda, lebih soal hasrat, bukan kualitas,” tegas sang manajer.

Ia menambahkan bahwa tim lawan selalu punya motivasi ganda saat menghadapi klub besar, sehingga duel fisik dan perebutan bola kedua menjadi kunci.


Pelajaran Berharga untuk Laga Berikutnya

Maresca menyebut ada lima hingga enam pemain Chelsea yang benar-benar baru pertama kali tampil di atmosfer seperti ini. Ia bahkan sempat menanyakan pengalaman mereka sebelum laga dimulai.

“Jika laga Carabao Cup berikutnya kembali menghadapi tim League One atau League Two, pengalaman semalam akan sangat membantu,” ungkapnya.

Bagi Maresca, kemenangan atas Lincoln bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya, tetapi juga kesempatan bagi skuad muda untuk mengasah mental menghadapi tekanan khas kompetisi piala.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya