Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, telah menandatangani perjanjian jual beli gas dengan PT Imbang Tata Alam (ITA). ITA merupakan operator Wilayah Kerja Malacca Strait, bagian dari PT Energi Mega Persada Tbk (EMP). Penandatanganan ini berlangsung di Bali pada Jumat, 19 September 2025.
Perjanjian ini ditandatangani oleh Direktur Utama Pertagas, Indra Sembiring, dan Direktur Imbang Tata Alam, Kelik Rudi Suharya. Melalui kerja sama ini, Pertagas akan menyalurkan gas bumi melalui ruas pipa Koto - Gasib Pusaka yang dioperasikannya untuk memenuhi kebutuhan energi Imbang Tata Alam.
Advertisement
Direktur Utama Pertagas, Indra Sembiring, menyebut kerja sama ini sebagai momentum membanggakan. Ia menekankan kolaborasi ini penting dalam mendukung upaya bersama mewujudkan lifting dan swasembada energi nasional.
“Pertagas, sebagai perusahaan infrastruktur energi, senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung kelancaran operasional Imbang Tata Alam. Lebih dari itu, Pertagas juga siap untuk berperan aktif dalam mendukung pengembangan bisnis ITA di masa mendatang,” ujar Indra Sembiring dalam keterangan tertulis, Rabu (24/9/2025).
Indra menambahkan, sinergi antara Pertagas dan Imbang Tata Alam diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan industri dalam negeri. Ia berharap, kolaborasi ini akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi kedua pihak serta berkontribusi nyata pada kedaulatan energi.
Kolaborasi Upstream dan Midstream
Senada dengan itu, Direktur ITA, Kelik Rudi Suharya, menjelaskan bahwa langkah strategis ini adalah wujud nyata kolaborasi antara sektor upstream (ITA) dan midstream (Pertagas). Sinergi ini tidak hanya menciptakan efisiensi, tetapi juga mendukung pengurangan emisi karbon melalui pemanfaatan gas bumi.
“Penggunaan Gas Bumi sebagai energi transisi rendah emisi dalam pelaksanaan operasional ITA, merupakan wujud kontribusi perusahaan dalam mendukung pengurangan emisi (Green Emission),” tutur Kelik.
Kelik berharap, proyek ini bisa segera beroperasi agar manfaatnya dapat langsung dirasakan, baik untuk kelancaran operasional ITA maupun bagi keberlanjutan energi nasional.
Komitmen Bersama untuk Capai Target Nasional
Sebagai motor penggerak infrastruktur energi terintegrasi, Pertagas berkomitmen menjaga keandalan penyaluran gas di dalam negeri untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Ruas Pipa Koto Gasib - Pusaka, di wilayah Operation Rokan Area, saat ini sudah mengalirkan gas untuk kebutuhan PT Bumi Siak Pusaka dengan kapasitas rata-rata 8 MMSCFD.
Pertagas dan ITA berkomitmen penuh untuk terus mendukung swasembada energi, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, serta target pemerintah untuk mencapai nol emisi karbon (NZE) pada tahun 2060. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mencapai target-target ambisius tersebut.