Hugo Ekitike Minta Maaf Usai Dapat Kartu Merah

Hugo Ekitike meminta maaf setelah mendapat kartu merah karena selebrasi berlebihan saat melawan Southampton di Carabao Cup.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 24 September 2025, 19:49 WIB
Nasib sial dialami oleh pemain Liverpool, Hugo Ekitike setelah mencetak gol kemenangan timnya pada laga Carabo Cup 2025 melawan Southampton, Rabu (24/09/2025) dini hari WIB. (AP Photo/PA/Peter Byrne)

Liputan6.com, Jakarta Hugo Ekitike meminta maaf setelah mendapat kartu merah dalam laga Liverpool melawan Southampton. Ia menyesali tindakannya melepas baju usai mencetak gol penentu kemenangan bagi The Reds.

Striker asal Prancis itu mencetak gol kemenangan The Reds pada menit ke-85 di ajang Carabao Cup, Rabu (24/9/2025) dini hari WIB. Namun, ia langsung diusir wasit karena merayakan golnya dengan berlebihan.

Ekitike sebelumnya sudah mendapat kartu kuning pada menit ke-53. Saat itu ia dihukum karena melempar bola dengan kesal.

Kemenangan 2-1 di Anfield itu tetap membawa Liverpool lolos ke babak berikutnya. Meski begitu, momen bahagia Ekitike ternodai dengan hukuman larangan bermain.


Kritik dari Arne Slot

Wasit Thomas Bramall memberikan kartu merah kepada striker Liverpool, Hugo Ekitike, karena melakukan selebrasi gol sambil melepas jersey, di mana sebelumnya sang striker sudah lebih dulu terkena kartu kuning dalam laga melawan Southampton di babak ketiga Carabao Cup 2025/2026, Rabu (24/9/2025) dini hari WIB. Liverpool menang 2-1 dalam laga ini dan melangkah ke 16 besar Carabao Cup. (Paul ELLIS / AFP)

Pelatih Liverpool, Arne Slot, memberikan komentar keras terhadap kartu merah yang diterima Ekitike. Slot menilai tindakan striker asal Prancis itu sama sekali tidak perlu dan bodoh.

“Ya, itu tidak perlu. Dan memang bodoh. Kartu pertama saja sudah tidak perlu, dan sampai batas tertentu bodoh, karena seorang pemain harus bisa mengendalikan emosinya,” ujarnya kepada wartawan.

“Saya tahu betapa sulitnya bermain di Premier League, atau liga mana pun di dunia, terutama sebagai seorang penyerang. Bek bisa melakukan hampir semua yang diinginkan, tetapi sedikit dorongan saja bisa berujung pelanggaran untuk lawan.

“Yang terbaik tetap menjaga emosi, dan jika tidak bisa, setidaknya jangan sampai berujung kartu kuning.

“Saya rasa dulu ketika saya mendapat kartu merah saat melawan Everton, saya juga mengatakan itu selalu bodoh. Emosi boleh ditunjukkan, tetapi jika berakhir dengan kartu kuning atau merah, tetap saja bodoh.”


Ekitike Minta Maaf

Ia kemudian merayakan golnya dengan membuka baju dan berselebrasi bak Lionel Messi di depan para pendukung The Reds. (AP Photo/Jon Super)

Tak lama setelah pertandingan, Ekitike menyampaikan permintaan maaf terbuka. Ia menuliskan pesan di media sosialnya untuk suporter, rekan setim, dan klub.

“Saya sangat bersemangat malam ini bisa membantu tim meraih kemenangan lain di kandang pada laga pertama saya di Carabao Cup,” tulisnya di media sosial.

“Emosi sempat menguasai diri saya malam ini. Saya meminta maaf kepada seluruh keluarga besar The Reds.

“Terima kasih kepada para suporter yang selalu mendukung kami dan kepada rekan setim yang sudah memastikan kemenangan ini.”


Dampak bagi Liverpool

Ekitike pun dengan berat hati harus meninggalkan lapangan pertandingan. Untungnya, Skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool bertahan hingga berakhirnya pertandingan. (AP Photo/Jon Super)

Kartu merah ini membuat Ekitike harus absen di laga Premier League akhir pekan melawan Crystal Palace. Absensinya akan memberi peluang bagi Alexander Isak untuk tampil sejak awal.

Sejak didatangkan dari Eintracht Frankfurt senilai 79 juta pounds, Ekitike tampil impresif. Ia sudah mencetak lima gol dari delapan pertandingan di semua kompetisi.

Meski begitu, Slot menilai Ekitike masih butuh pengelolaan menit bermain. Apalagi Isak juga baru bergabung dengan nilai transfer 130 juta pounds dari Newcastle.


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya