Liputan6.com, Jakarta - Warren Buffett melalui perusahaannya Berkshire Hathaway, telah sepenuhnya melepas seluruh saham di BYD. Keputusan tersebut, menandai akhir dari investasi selama 17 tahun, di saat jenama asal Tiongkok sedang menghadapi perlambatan pertumbuhan yang signifikan.
Disitat dari Carnewschina, awalnya Berkshire Hathaway masuk ke BYD pada 2008 dengan investasi senilai US$ 230 juta atau sekitar Rp 3,68 triliun, atau membeli 225 juta saham dengan harga 8 dolar Hong Kong per saham (sekitar Rp 16.480 per lembar). Selama masa investasinya, kenaikan nilai saham BYD mencapai 3.890 persen.
Advertisement
Sejak Agustus 2022, Berkshire mulai mengurangi kepemilikannya dari 20,04 persen menjadi 19,92 persen saham.
Pengurangan ini terus berlangsung, hingga 2024 Berkshire berada di bawah 5 persen kepemilikan, sehingga tidak lagi diwajibkan oleh regulasi untuk secara terbuka mengungkapkan besaran saham kepemilikannya.
Li Yunfei, General Manager BYD, menyatakan lewat Weibo bahwa investasi saham adalah tentang membeli dan menjual, itu adalah hal yang normal, dan mengucapkan terima kasih pada Charlie Munger dan Buffett, atas pengenalan dan dukungan selama 17 tahun terakhir.
Salah satu faktor penting yang turut mendorong keputusan Berkshire adalah perlambatan dalam penjualan BYD.
Penjualan BYD
Pada Juli 2025, BYD menjual 341.030 unit mobil penumpang secara global, hanya naik 0,1% dibanding tahun sebelumnya.
Kemudian, pada bulan berikutnya, pada Agustus 2025, penjualan tercatat 371.501 unit, naik 0,2% dari Agustus 2024. Karena itu, BYD dikabarkan telah menurunkan target penjualan tahunannya dari 5,5 juta unit menjadi 4,6 juta unit.