Ini Hasil Investigasi Masalah Chery Tiggo 8 CSH yang Mogok Mendadak

PT Chery Sales Indonesia (CSI) akhirnya membuka laporan hasil investigasi terkait masalah dari Tiggo 8 CSH

oleh Arief AszhariDiperbarui 23 September 2025, 17:19 WIB
Chery Buka-bukaan Hasil Investigasi Masalah Tiggo 8 CSH yang Mogok Mendadak (ist)

Liputan6.com, Jakarta - PT Chery Sales Indonesia (CSI) akhirnya membuka laporan hasil investigasi terkait masalah dari Tiggo 8 CSH. Mobil ramah lingkungan asal China ini, mengalami beberapa keluhan, seperti AC yang tidak dingin, kendaraan yang tiba-tiba berhenti, serta permasalahan jump-shift.

Chery sendiri telah menghubungi pemiliknya, seorang pria berinisial S dan mengarahkan agar mobil dibawa ke dealer, serta memulai pemeriksaan menyeluruh, sehari setelah sang pemilik mengadukan masalahnya di grup facebook pengguna Tiggo 8 CSH.

Kasus ini langsung ditangani sesuai dengan hasil social-listening dan pelacakan kasus harian yang dijalankan perusahaan.

Chery TIGGO 8 CSH milik S yang sempat mengalami kendala, berhasil diperbaiki sepenuhnya pada 18 September 2025.

Mobil pun dikembalikan kepada konsumen usai melalui tahap uji jalan. Hingga saat ini, kendaraan berfungsi normal.

Berikut, hasil investigasi Chery terkait masalah Tiggo 8 CSH ini:

4 September 2025

Pemilik mobil mengalami sejumlah kendala saat berkendara menggunakan Chery TIGGO 8 CSH miliknya dari Jakarta menuju Surabaya, seperti mobil berhenti (stalling) dan jarak tempuh bahan bakar yang berkurang signifikan.

Penjelasan Mengenai Kendaraan Berhenti

Berdasarkan data pada sistem, terlihat bahwa mobil masuk ke mode proteksi, di mana daya baterai bertegangan tinggi (State of Charge/SOC) dan tangki bahan bakar juga dalam kondisi habis total, sehingga mobil tidak dapat berjalan.

Penjelasan Mengenai Penurunan Jarak Tempuh

Perbedaan antara jarak tempuh yang ditampilkan dan jarak aktual dipengaruhi berbagai faktor seperti kecepatan, kondisi jalan, dan gaya berkendara.

Dalam kasus ini, mobil dikemudikan dengan kecepatan tinggi sehingga meningkatkan hambatan angin, di mana pola berkendara menunjukkan adanya akselerasi dan deselerasi cepat serta berulang, sehingga menyebabkan konsumsi energi instan yang lebih tinggi dan penurunan jarak tempuh yang lebih cepat dari biasanya.

Kronologi Lanjutan

Chery Tiggo 8 CSH siap meramaikan pasar otomotif nasional. (Liputan6.com / Septian Pamungkas)

7 September 2025

S menyampaikan keluhan terkait kinerja AC pada Chery TIGGO 8 CSH miliknya yang dirasa kurang optimal saat perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta.

Penjelasan Mengenai Performa AC yang Kurang Optimal

Mengendarai mobil dengan kecepatan sangat tinggi disertai akselerasi dan deselerasi berulang dapat menyebabkan kebutuhan daya kendaraan akan meningkat dan mengakibatkan kenaikan suhu pada baterai dengan cepat.

Untuk menjaga stabilitas kinerja, sistem kendaraan akan melakukan penyesuaian otomatis pada distribusi daya dan suhu.

Dalam situasi ini, kinerja pendinginan AC kabin bisa saja berkurang sementara, namun akan kembali normal begitu suhu pada baterai kembali stabil.

9 September 2025

Konsumen mengalami permasalahan jump shift.

Penjelasan Mengenai Masalah Jump Shift

Tim investigasi Chery menemukan adanya kebocoran berdasarkan hasil identifikasi awal, dimana air masuk ke area dashboard yang diduga berasal dari proses penggantian kaca film.

Kondisi ini menyebabkan gangguan pada modul BDM (Body Domain Module), sehingga mempengaruhi kinerja transmisi sinyal dan menghambat proses inisialisasi perpindahan gigi secara normal.

Catatan investigasi juga menunjukkan bahwa masalah ini bukan berasal dari cacat komponen, melainkan faktor eksternal dari aktivitas penggunaan.

Saat ini, permasalahan telah berhasil ditangani dan Chery TIGGO 8 CSH milik S kembali berfungsi dengan normal.

Komitmen Chery

Kasus ini sekaligus memberikan masukan berharga bagi Chery dalam upayanya meningkatkan pelayanan yang lebih maksimal, serta memberikan edukasi bagi para pengguna, calon pengguna, hingga dealer.

Chery berkomitmen untuk semakin meningkatkan pemahaman terkait penggunaan kendaraan, di antaranya:

1. Dalam penggunaan sehari-hari, mobil dengan teknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) akan memberikan performa lebih optimal saat bahan bakar dan daya baterai tersedia dalam batasan aman secara bersamaan.

2. Pada kondisi akselerasi dan deselerasi cepat yang terjadi secara berulang, sistem kendaraan akan memprioritaskan penyaluran daya serta menjaga suhu sistem penggerak agar tetap berada pada titik optimal.

Dengan situasi tersebut, distribusi daya dapat mempengaruhi kinerja pendinginan AC ke dalam kabin, hal ini adalah normal.

Pengemudi tidak perlu merasa khawatir, cukup menjaga kecepatan berkendara lebih stabil, dan performa AC akan kembali normal begitu suhu pada sistem penggerak kembali optimal.

3. Memberikan panduan terkait pemasangan kaca film yang sesuai standar bagi konsumen, hal ini guna mencegah kebocoran yang mengakibatkan masuknya air yang dapat berdampak terhadap sistem kelistrikan kendaraan.

4. Secara berkelanjutan mengadakan pelatihan dan peningkatan kompetensi tim sales dan after sales, agar senantiasa siap memberikan saran dan dukungan yang akurat serta tepat waktu bagi seluruh Chery family.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya