7 Poin Penting Pidato Prabowo di KTT Solusi Dua Negara

Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia itu, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian abadi di Timur Tengah

oleh Teddy Tri Setio BertyDiperbarui 23 September 2025, 13:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, New York City - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di New York, Senin (22/9/2025).

Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia itu, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian abadi di Timur Tengah.

Berikut poin-poin utama pidato Presiden Prabowo:

1. Solidaritas untuk Gaza

Prabowo mengawali pidato dengan belasungkawa atas tragedi kemanusiaan di Gaza. Ia menyoroti ribuan korban jiwa, mayoritas perempuan dan anak-anak, serta ancaman kelaparan yang kian nyata. Indonesia mengutuk segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa.

2. Komitmen Indonesia pada Solusi Dua Negara

Presiden menegaskan hanya Solusi Dua Negara yang bisa menghadirkan perdamaian di kawasan. Menurutnya, Palestina harus dijamin kemerdekaan penuh sebagai negara berdaulat.

3. Syarat Pengakuan Israel oleh Indonesia

Untuk pertama kalinya di forum internasional, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia siap mengakui Israel setelah negara tersebut lebih dulu mengakui kemerdekaan Palestina. Ia menambahkan, Indonesia juga akan mendukung jaminan keamanan bagi Israel demi tercapainya perdamaian berkelanjutan.

4. Dukungan pada Deklarasi New York

Prabowo menyambut baik Deklarasi New York yang dianggap sebagai jalan damai dan adil menuju penyelesaian konflik. Ia menekankan bahwa pengakuan kenegaraan Palestina bukan sekadar simbol, melainkan peluang nyata untuk mewujudkan perdamaian abadi.

 

5. Apresiasi pada Negara-Negara Pendukung Palestina

Presiden Prabowo juga mengungkap keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan di Gaza. Ia menyoroti ribuan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak, serta menyerukan dihentikannya kekerasan terhadap warga sipil. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Dalam pidatonya, Prabowo mengapresiasi langkah sejumlah negara, termasuk Prancis, Kanada, Australia, Inggris, dan Portugal, yang telah mengakui Palestina. Menurutnya, mereka berada “di sisi sejarah yang benar.”

6. Seruan Aksi Nyata

Prabowo mendesak negara-negara yang belum mengakui Palestina untuk segera mengambil sikap. “Sejarah tidak berhenti. Kita harus mengakui Palestina sekarang,” tegasnya.

7. Tawaran Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian

Indonesia menyatakan kesiapan untuk berkontribusi lebih jauh, termasuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian demi memastikan terciptanya stabilitas dan keamanan di kawasan.

Infografis Prabowo Perintahkan Kapolri, Jaksa Agung hingga KPK Sikat Koruptor. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya