Berangkat ke Thailand, 4 Wakil Indonesia Bidik Gelar Juara FFWS SEA 2025 Fall

Sebanyak empat tim Indonesia akan bertolak ke Thailand untuk mengikuti FFWS SEA 2025 Fall. Edisi kali ini merupakan persiapan menuju series global di Jakarta pada bulan November mendatang.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 22 September 2025, 19:00 WIB
Empat pemain perwakilan tim Indonesia berpose bersama perwakilan Kemenpora dan PBESI pada konferensi pers pra keberangkatan FFWS SEA 2025 Fall Thailand di Wisma Kemenpora, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Liputan6.com, Jakarta - Free Fire kembali hadir menggelar kompetisi FFWS SEA 2025 Fall. Ajang tingkat Asia Tenggara tersebut akan berlangsung di Thailand pada 4-5 Oktober 2025.

Onic, Evos, Bigetron by Vitality, dan RRQ yang menjadi perwakilan Indonesia di FFWS SEA 2025 Fall. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menaruh harapan tinggi agar mereka dapat kembali ke Tanah Air membawa gelar juara.

"Teman-teman nanti akan terpilih sebagai wakil Indonesia di SEA Games. Tentu saja ada nama di belakang, yang ada di pundak, membawa pulang sebanyak mungkin juara, akan diawali di Thailand ini," ujar Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Pusat, Daerah dan Internasional, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Suyadi Pawiro.

Gelaran FFWS SEA 2025 Fall di Thailand merupakan wadah persiapan menuju FFWS Global Finals 2025 November mendatang. Tahun ini, Free Fire menunjuk Kota Jakarta, Indonesia untuk menjadi tuan rumah ajang tingkat dunia tersebut.

Bersama Kemenpora dan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), empat tim Indonesia sudah diberikan persiapan maksimal. Mereka menyebut banyak perkembangan positif tim Indonesia dalam bersaing di ajang internasional Free Fire sepanjang tahun 2025 ini.


Incar Gelar Juara Asia Tenggara

Onic Olympus berhasil meraih gelar juara Free Fire World Series (FFWS) Indonesia 2024 Spring. (Dok: Garena Indonesia)

Sebagai tim yang pernah mengangkat trofi dari kejuaraan yang sama, pelatih Onic Olympus AFM menyambut positif ajang FFWS SEA 2025 Fall mendatang. Meski begitu, ia tetap mewaspadai tim-tim lain, terutama Thailand.

"Ini adalah ajang pembuktian sekaligus ajang yang sangat bergensi untuk ONIC sendiri," terang Onic AFM. "Tentunya tantangan terbesar adalah Tim Thailand sendiri, apalagi nantinya mereka tuan rumah di sana."

Selain Onic, pemain Evos Divine Reyy juga menyebut siap untuk jadi tim terbaik. Apabila memenangi FFWS SEA 2025 Fall, maka lengkap sudah trofi yang diraih oleh divisi Free Fire Evos yang juga baru saja jadi juara dunia.

"Kalau motivasi terbesar sih, kita kan belum punya piala SEA ya Evos. Jadi motivasi kita itu, kita harus juara SEA biar titelnya lengkap aja," tegas Reyy.


Harapan Kemenpora dan PB ESI

Perwakilan Kemenpora, Suyadi Pawiro berbicara pada acara pelepasan empat tim Indonesia menuju FFWS SEA 2025 Fall Thailand di Wisma Kemenpora, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025). (Liputan6.com/Deniz Akbar)

Bagi Kemenpora dan PB ESI, esports merupakan sarana yang tepat untuk terus dilakukan pembinaan prestasi. Bukan hanya sekedar game, esports juga membentuk generasi muda yang dapat membuat harum nama Indonesia di kancah dunia.

Lanjut Baca:

"Kita tidak hanya sedang melihat esports sebagai satu aktivititas olahraga," ungkap Bambang Mugono, Dewan Pakar PB ESI. "Kita juga melihat ada mata rantai lain, seperti industri, kemudian ada dunia pendidikan sekolah, karena di masa depan, atlet esports itu harus mengandalkan kecerdasan." "Ini kesempatan buat teman-teman semuanya. Tidak semua anak muda memiliki kesempatan untuk membela negara. Di kancah dunia, hanya presiden dan kalian, teman-teman ini yang punya peluang untuk mengibarkan Merah Putih, mengumandangkan Indonesia Raya," lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya