Kapolri Pesan ke Polisi Lalu Lintas: Mungkin Masyarakat sedang Capek, sedang Buruk, Pelayanan Harus Lebih Humanis

Listyo berharap Korlantas Polri semakin lebih humanis dan dekat dengan masyarakat. Sebab, petugas dari Polantas rutin berinteraksi dengan masyarakat di jalan setiap harinya.

oleh Nanda Perdana PutraDiperbarui 22 September 2025, 16:04 WIB
Polantas Polres Depok memeriksa surat tanda nomor kendaraan (STNK) saat Operasi Gabungan Tertib Administrasi Kendaraan Bermotor (KBM) Kendaraan Tidak Mendaftar Ulang (KTMDU) 2022 di Jembatan Panus, Depok, Kamis (9/6/2022). Ratusan kendaraan bermotor yang belum membayar pajak atau kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) terjaring dalam razia yang dilakukan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Depok ini. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran Korlantas Polri untuk memaksimalkan penggunaan teknologi selama menjalankan tugas dan penegakan hukum. Tidak ketinggalan utamakan pendekatan persuasif dibandingkan sanksi.

"Korlantas saya minta untuk terus melakukan pelayanan yang terbaik, khususnya di Hari Ulang Tahun ke-70, tadi disampaikan bahwa Korlantas terus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memberikan pelayanan," tutur Listyo di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, teknologi dapat mempersempit potensi penyalahgunaan kewenangan di lingkungan anggota. Seperti dalam proses tilang hingga jenis penegakan hukum lainnya.

"Sehingga pelayanan yang diberikan tentunya mempermudah, memperkecil ada di ruang-ruang birokrasi yang tentunya potensi terjadi penyalahgunaan, itu tentunya akan kita lakukan kajian," jelas dia.

 

Pesan untuk Korlantas

Polantas Polres Depok memeriksa surat tanda nomor kendaraan (STNK) saat Operasi Gabungan Tertib Administrasi Kendaraan Bermotor (KBM) Kendaraan Tidak Mendaftar Ulang (KTMDU) 2022 di Jembatan Panus, Depok, Kamis (9/6/2022). Ratusan kendaraan bermotor yang belum membayar pajak atau kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) terjaring dalam razia yang dilakukan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Depok ini. (merdeka.com/Arie Basuki)

Selain itu, Listyo berharap Korlantas Polri semakin lebih humanis dan dekat dengan masyarakat. Sebab, petugas dari Polantas rutin berinteraksi dengan masyarakat di jalan setiap harinya.

"Pagi, siang, malam kita menghadapi situasi masyarakat yang mungkin sedang capek, sedang buruk, sehingga tentunya pelayanannya pun juga harus lebih humanis. Jadi tadi disampaikan bahwa senyuman adalah markah utama," ungkapnya.

Listyo berharap, dengan hal-hal yang sifatnya dialog, komunikasi yang baik, hal itu dapat mengubah pandangan masyarakat.

"Karena apapun seluruh pengguna jalan adalah masyarakat yang harus kita berikan hak yang sama. Sehingga tentunya kita hindari memberikan teguran yang sifatnya sanksi, tapi bagaimana kemudian membangunkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama menjaga keselamatan dan keamanan berlalu lintas di jalan,“ ujar Listyo.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya