Ahmad Dofiri Jadi Penasihat Khusus Presiden, Kompolnas: Sosok Tegas yang Dihormati di Polri

Komisioner Kompolnas Choirul Anam menilai, sosok Ahmad Dofiri merupakan orang yang dihormati di internal Korps Bhayangkara.

oleh Tim NewsDiperbarui 18 September 2025, 09:34 WIB
Irwasum Polri Komjen Ahmad Dofiri dalam sambutan di sarasehan peringatan Hari Jadi ke-76 Polisi Wanita Republik Indonesia. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan Reformasi Polri. Pelantikan dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9).

Komisioner Kompolnas Choirul Anam menilai, sosok Ahmad Dofiri merupakan orang yang dihormati di internal Korps Bhayangkara.

“Saya kira Pak Dofiri itu sosok yang memang dihormati di internal kepolisian. Di samping karena kepandaiannya karena beliau adalah Adhi Makayasa, namun juga karena sikap tegasnya terhadap berbagi persoalan yang ada di kepolisian,” kata Anam, Kamis (18/9).

Menurutnya, penunjukan mantan Wakapolri itu sebagai bagian dari tim reformasi kepolisian sudah sesuai. Di tangan Dofiri, diharapkan institusi Polri menjadi lebih baik.

“Saya kira ini penunjukan yang baik, karena memang di samping mengetahui berbagai persoalan internal kepolisian, tapi juga sekaligus beliau juga dikenal tegas di internal kepolisian,” ujarnya.

Ketegasan Urus Pelanggaran Aparat

Di samping itu, komunikasi eks Kabaintelkam dengan berbagai pihak selama aktif di Polri juga baik. Anam mengakui kepiawaiannya, khususnya saat masih di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Dan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran oleh anggota kepolisian, itu juga follow up-nya juga bagus. Jadi orang memiliki komitmen tinggi untuk menjadikan polisi menjadi polisi yang profesional, yang humanis, dan jauh dari berbagai pelanggaran yang terjadi,” pungkasnya.

 

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Hari ini, Rabu (17/9/2025), Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle terhadap Kabinet Merah Putih. Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 96 P Nomor Tahun 2025 yang mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri di Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029. Dalam acara tersebut, Prabowo memimpin pembacaan sumpah bagi para menteri yang baru dilantik.

Daftar Menteri yang Diberhentikan dari Jabatannya:

Erick Thohir diberhentikan dari posisi Menteri BUMN.Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Dito Ariotedjo) diberhentikan dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Hasan Nasbi diberhentikan dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Presiden.

Sulaiman Umar Sidiq diberhentikan dari jabatan Wakil Menteri Kehutanan.

Berikut adalah daftar nama Menteri dan Wakil Menteri baru yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto:

Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan: Djamari Chaniago.

Menteri Pemuda dan Olahraga: Erick Thohir.

Kepala Kantor Staf Presiden: Muhammad Qodari.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri: Ahmad Dofiri.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Angga Raka Prabowo.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Afriansyah Noor.

Wakil Menteri Kehutanan: Rohmat Marzuki.

Wakil Menteri Koperasi: Farida Farichah.

Wakil Kepala Gizi Nasional: Naniek S Deyang.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional: Sonny Sanjaya.

Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah: Sarah Sadiqa

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya