Liputan6.com, Jakarta - Pengemudi mobil bukan hanya dituntut bisa mengendarai, tapi juga wajib paham tanda-tanda kerusakan. Salah satu masalah yang paling sering bikin panik adalah mesin mobil overheat, alias suhu mesin naik di atas normal.
Dilansir dari laman resmi Suzuki, Rabu (17/9/2025), berikut penyebab umum mesin overheat dan langkah cepat yang bisa diambil agar mobil tidak rusak lebih parah.
Advertisement
Penyebab Mobil Overheat yang Harus Diwaspadai
1. Kipas Radiator Rusak
Kipas radiator berfungsi menyedot udara dingin dari luar agar panas mesin bisa dikeluarkan. Bila kipas mati atau tidak bekerja dengan baik, panas terperangkap dan mesin bisa cepat overheat.
2. Tutup Radiator Bermasalah
Tutup radiator yang longgar atau tidak bisa mengunci dengan sempurna bisa menyebabkan tekanan dalam sistem pendingin tidak sesuai. Alhasil, coolant tidak bekerja maksimal.
3. Radiator Bocor
Korosi atau aus pada saluran radiator bisa menyebabkan coolant bocor, yang akhirnya mengurangi daya pendinginan mesin.
4. Thermostat Tidak Berfungsi
Thermostat mengatur aliran coolant berdasarkan suhu mesin. Bila rusak, coolant bisa tidak mengalir ke bagian yang seharusnya, sehingga mesin tetap panas.
5. Oli BerKualitas Rendah atau Palsu
Oli yang kualitasnya buruk meningkatkan gesekan antar bantalan mesin, sehingga suhu mesin lebih cepat naik.
6. Pemakaian Bahan Bakar yang Tidak Sesuai
Menggunakan BBM dengan oktan lebih rendah dari spesifikasi bisa menyebabkan knocking, yang membuat mesin kerja tidak optimal dan cepat panas.
Cara Mengatasi Overheat di Jalan
1. Matikan Mesin
Segera berhenti dan matikan mesin agar proses pemanasan dihentikan dan suhu mulai turun.
2. Buka Kap Mesin
Biarkan udara panas menguap keluar. Tapi hati-hati karena komponen seperti radiator, tutup radiator bisa sangat panas.
3. Jangan Segera Membuka Tutup Radiator
Meski tutup radiator mungkin penyebabnya, membuka tutup saat mesin panas bisa membahayakan karena uap panas dan air panas bisa menyembur.
4. Periksa Air Cadangan Radiator
Periksa apakah cairan pendingin (coolant) masih mencukupi. Bila kurang, tambahkan sesuai batas indikator.
5. Bawa ke Bengkel jika Perlu
Bila masalah masih terus muncul meskipun sudah melakukan langkah-langkah di atas, tidak ada salahnya dibawa ke bengkel resmi Suzuki agar diperiksa menyeluruh.
Mesin overheat bisa disebabkan banyak faktor: kipas radiator, tutup radiator, bocoran, thermostat, oli, atau bahan bakar. Dengan mengetahui penyebab dan langsung mengambil tindakan yang tepat, Anda bisa menghindari kerusakan besar. Selalu rawat mobil secara rutin agar masalah seperti ini tidak muncul tiba-tiba.