Indonesia Bangun Kampung Haji di Saudi, Duitnya dari Danantara

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan menyatakan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan membiayai pembangunan kampung haji di Arab Saudi.

oleh Delvira HutabaratDiperbarui 16 September 2025, 17:15 WIB
Jemaah haji Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah usai melaksanakan sholat subuh. Foto: Darmawan/MCH

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan menyatakan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan membiayai pembangunan kampung haji di Arab Saudi.

"Danantara. Yang tahu persis (anggaran) Danantara. Apakah menggunakan uang Danantara semua atau menggunakan investor lain kita juga belum tahu," kata Gus Irfan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Menurut Gus Irfan, keterlibatan Danantara telah disetujui Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menyebut, teknis pembangunan sepenuhnya di Danantara dan pihaknya hanya sebagai pengguna.

"Kampung Haji secara teknis, fisik, finance, itu nanti domainnya Danantara. Kita hanya user di situ," kata dia.

 

Danantara Kunker ke Saudi

Chief Exexutive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: tangkapan layar/Arief RH)

Sebelumnya, BPI Danantara menyatakan akan mengawal penuh rencana pembangunan Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi. Kampung Haji ini akan menjadi pusat layanan dan akomodasi bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani melakukan kunjungan kerja ke Jeddah dan Makkah. Hal ini sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Insya Allah, kami akan mengawal proses ini dari tahap awal hingga terwujud, sehingga jamaah Indonesia memiliki fasilitas yang representatif dan layak selama menjalankan ibadah," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya