Tawuran Pelajar Pecah di Sukabumi, Dua Orang Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam

Aksi tawuran pelajar kembali terjadi di Jalan Otista, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin (15/09/2025). Dua siswa terluka akibat sabetan senjata tajam.

oleh Fira SyahrinDiperbarui 15 September 2025, 21:11 WIB
Lokasi tawuran pelajar di Sukabumi

Liputan6.com, Jakarta Aksi tawuran pelajar kembali terjadi di Jalan Otista, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin (15/09/2025). Dua siswa terluka akibat sabetan senjata tajam.

"Yang saya lihat ada anak-anak sekolah dari atas arah rel kereta ke bawah, di sini ada lawannya langsung berantem," kata saksi mata, M Rahmat (56).

Para pelajar tersebut menggunakan seragam putih abu-abu dan berjumlah sekitar 15 orang.

Saat warga berusaha melerai, para pelajar tersebut melarikan diri dan menjatuhkan senjata tajam jenis celurit yang dimodifikasi dengan besi panjang.

"Waktu lagi nyerang mah enggak kelihatan bawa senjata tajam, pas dia lari karena dilerai sama masyarakat sini, senjatanya jatuh. Jenisnya kaya semacam corbek," jelas Rahmat.

Dia bersyukur warga cepat bertindak sehingga tidak ada korban jiwa, meskipun insiden ini membuat arus lalu lintas sempat terhenti.

Saksi mata lainnya, Reza Fauzi (25), menceritakan insiden ini dari sudut pandang yang berbeda.

Menurutnya, kejadian ini melibatkan dua kelompok pelajar yang berbeda. Fauzi melihat adanya pengeroyokan di depan tokonya.

"Ada anak-anak SMK yang berlari ke arah atas dan arah bawah. Dikeroyok ramai-ramai yang dua orang sama 7 atau 8 orang. Yang 4 orang nunggu di atas," ungkapnya.

"Warga sempat membubarkan juga, anak-anak sekolahnya itu pada lari. Dan sajamnya itu dijatuhkan di jalan," tambah dia.

Korban Dirawat di Rumah Sakit

Pihak RSUD R. Syamsudin SH mengonfirmasi adanya dua pasien pelajar yang dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD).

Demar dari Tim Humas RSUD menjelaskan, pasien inisial D (17) dan R (18) tiba sekira pukul 14.20 WIB, diantar oleh seseorang.

"Pasien atas nama D mengalami luka di bagian punggung dan ada luka juga di tangan sebelah kiri akibat sabetan benda tajam," terang Demar.

Sementara itu, R menderita luka sabetan benda tajam di bagian bahu kiri. Kedua pasien sudah dilakukan penanganan awal di IGD

"Saat ini pasien R sudah diperbolehkan pulang, dan pasien D masih harus memerlukan penanganan lanjutan sehingga saat ini masih dalam perawatan," tambah dia.

Sementara itu, Kepolisian Resor Sukabumi Kota masih mengumpulkan keterangan dan memeriksa pelajar yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya