Jordi Amat Pantang Jadikan Rumput JIS Kambing Hitam saat Persija Ditahan Bali United

Jordi Amat enggan menyalahkan sepenuhnya lapangan JIS usai Persija Jakarta ditahan imbang Bali United, Minggu (14/9/2025), meski kondisi rumput diakui tidak memuaskan.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 15 September 2025, 23:00 WIB
Alan Cardoso dan Jordi Amat mengganggu pergerakan Mirza Mustafic dalam laga pekan kelima BRI Super League antara Persija Jakarta melawan Bali United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan).

Liputan6.com, Jakarta - Pemain Timnas Indonesia Jordi Amat pantang menjadikan rumput Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kambing hitam atas penampilan timnya usai ditahan Bali United dalam pekan ke-5 BRI Super League 2025/2026, Minggu (14/9/2025) malam WIB.

Sebagaimana diketahui, Persija dipaksa puas dengan hanya dengan berbagi poin setelah anak-anak asuh Mauricio Souza bermain imbang 1-1 melawan Serdadu Tridatu.

Bali United membuka keunggulan lewat gol Mirza Mustafic pada menit ke-19 dan berhasil disejajarkan Bruno Tubarao di babak kedua. Macan Kemayoran sejatinya banyak menciptakan peluang lagi, tetapi tidak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi angka sampai bubaran.

Hasil ini menempatkan Persija di peringkat dua klasemen BRI Super League dengan perolehan 11 poin dari 5 laga. Mereka terpaut 1 angka ketimbang Borneo FC yang menghuni puncak klasemen usai menyapu bersih kemenangan di 4 pertandingan pembuka.

Bicara soal penampilan Persija selepas laga, pelatih Mauricio Souza sebelumnya sempat 'menyalahkan' rumput JIS. Menurut dia, permukaan lapangan yang kurang maksimal mengganggu permainan timnya.


Kapten Persija Minta JIS Diperbaiki

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho dalam laga pekan kelima BRI Super League 2025/2026 melawan Bali United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Kapten Persija Rizky Ridho juga menilai serupa. Dia bahkan melontarkan permintaan tegas agar JIS segera diperbaiki usai menggelar konser boy band Korea NCT Dream pada 27-28 September.

"Mungkin, saya sebagai perwakilan teman-teman, ingin memberi masukan kalau bisa setelah konser, rumputnya (JIS) diperbaiki," kata Ridho usai duel melawan Serdadu Tridatu.

"Ketika kita main away, di lapangan lain kita bisa bermain satu-dua sentuhan. Tapi saat main di kandang dengan dukungan suporter yang luar biasa, kadang kita justru kurang berani melakukan itu karena bisa dilihat sendiri, kadang lapangan naik-naik."

"Kita mungkin harus belajar kontrol (bola) di betis (jika terus seperti ini). Mungkin harus diperbaiki (lapanganannya) nanti. Tapi saya (sebenarnya) sangat senang bisa bertanding di JIS," pungkas dia.


Akui Lapangan Kurang Bagus, tapi...

Pemain Persija Jakarta, Jordi Amat berebut bola dengan pemain Persita Tangerang, Rayco Rodriguez pada pertandingan pekan perdana BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium, Minggu (10/8/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Namun, berbeda dari sang pelatih dan kapten, Jordi Amat enggan sepenuhnya menyalahkan lapangan JIS atas performa kurang memuaskan timnya, akhir pekan kemarin.

Meski mengakui kualitas rumput stadion kurang bagus, pemain senior Timnas Indonesia menilai Macan Kemayoran tak bisa sepenuhnya menjadikan itu sebagai alasan, dan harus fokus menatap pertandingan selanjutnya.

Lanjut Baca:

"Saya pikir, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, lapangannya masih kurang bagus. Anda juga bisa sendiri, lapangannya tidak terlalu bagus," kata Jordi. "Tapi, ya, itu bukan alasan (buat tim). Jadi, kami harus bermain dan melaju lagi," sambungnya menengahi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya